"Wisata air perlu diintegrasikan, terpadu sehingga terhubung sampai di kawasan bawah Ampera yang menjadi jantung kota. Palembang kota tua hendaknya punya wisata yang terintegrasi," ucap Yudha kemudian.
Bahkan ia sempat menginginkan kawasan di Palembang mirip wisata kota di Singapura. "Dengan wisata dan tempat hiburan yang terbangun, akan semakin banyak lapangan kerja dan juga menggerakkan UMKM," ujar Yudha yang juga menjanjikan penguatan ekonomi melalui penyaluran dana Rp50-Rp600 juta di tingkat RT/RW yang kemudian menjajal pasar online (market place).
Sedangkan paslon nomor urut 1, Fitrianti Agustinda dan Nandriani Octarina yang mengusung Palembang Musi. Sebuah program yang menginginkan agar Palembang menjadi kota yang lebih maju.
Fitrianti juga sempat menyebut ingin membangun kawasan kota sungai, memenuhi kebutuhan dasar seperti pendiidkan dan kesehatan melalui program kartu tanda penduduk (KTP) guna keseluruhan (satu induk) kebutuhan warga.
Paslon perempuan satu-satunya ini pun mengenalkan penggerak ekonomi bagi generasi muda, melalui industri kreatif HUB dan juga membangun 107 inkubator ekonomi. Paslon dengan mengusung tagline ibu yang akan memberikan pengabdian akan revitalisasi pasar dan transportasi massal.
"Nantinya 1 KTP akan bisa memfasilitasi kesehatan berkualitas, zona bermain, 13 tahun sekolah gratis, bus gratis bagi pelajar, pangan bergizi dan berdaya, bantuan umkm, intensif RT dan RW naik menjadi Rp 1,5 juta sekaligus perlindungan BPJS bagi pekerja sosial," ungkapnya.
Di akhir penutupnya, Fitrianti mengingatkan agar ASN di Pemkot Palembang untuk lebih menjaga netralitas dan percaya pada kerja keras.
Ratu Dewa mengenalkan diri sebagai anak kampung yang telah 31 tahun sebagai abdi negara. Selama pengalaman itu, ia mengungkapkan telah mengunjungi 107 kelurahan dengan mengetahui permasalahan masyarakat.
Ratu Dewa menyakini jika warga Palembang bukan pemilih bayaran namun mencari pemimpin yang membawa harapan.
Baca Juga: Buronan 2 Tahun, Selebgram Palembang Alnaura Akhirnya Ditangkap di Jepang
Mantan Pj Wali Kota ini mengusung taglina Palembang berdaya dengan visi besarnya ialah pemberdayaan masyarakat, pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan gratis.
Dia menekankan masyarakat Palembang harus berbudaya, religius, dengan percepatan pembangunan di segala bidang yang ramah lingkungan berteknologi.
"Memberdayakan UMKM, menjadikan Palembang kota wisata, ekonomi yang kondusif yang ditopang oleh UMKM yang berdaya. Kota maju dengan smart city ditopang aman dan nyaman, dan ada inovasi. Tata kelola pemerintahan yang adapti, akuntabel dan transparan," ujar Ratu Dewa.
Mantan Sekda ini pun mengungkapkan bukan merupakan paslon yang mencari kekuasaan untuk membangun Palembang, namun karena hati nurani untuk menjadikan Palembang lebih berdaya.
"Pembangunan pemerintah pun harus linier, antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Ratu Dewa.
Tag
Berita Terkait
-
Buronan 2 Tahun, Selebgram Palembang Alnaura Akhirnya Ditangkap di Jepang
-
Palembang Kenalkan 3 Destinasi Wisata Bersejarah, Lawang Borotan Jadi Populer
-
Transformasi Transportasi Publik di Pemerintahan Jokowi Mempermudah Warga
-
Tantangan Stunting hingga Pendidikan Bikin Debat Walikota Palembang Memanas
-
Jadwal Debat Pilkada Palembang di YouTube: Berikut Link Streaming di Sini!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Ada Apa di RS AR Bunda Prabumulih? Pasien Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Saat Subuh
-
Fakta OTT BKPSDM Muratara: Kepala Dinas Diamankan, Uang dan Daftar ASN Naik Pangkat Ditemukan
-
Opini: Menilik Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Anggaran Renovasi Griya Agung Rp5,25 Miliar Jadi Sorotan, Herman Deru Buka Suara
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah