SuaraSumsel.id - Warga Pagaralam Sumatera Selatan (Sumsel) dikejutkan dengan fenomena hujan es yang terjadi hari ini, Kamis (24/10/2024) sore. Kejadian ini pun membuat warga panik karena bagian atap terasa seperti di lempari batu kerikil.
Hujan es yang juga sempat direkam oleh masyarakat Pagaralam ini pun kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Warga di Kecamatan Pagar Alam Utara sampai panik keluar dari rumahnya.
Pengot warga Pagaralam menceritakan begitu kagetnya ia akan fenomena hujan es tersebut. Menurut ia, fenomena ini memang sudah beberapa kali terjadi namun dalam kurun waktu yang cukup lama.
“Awalnya saya mendengar suara hujan yang berbeda dari biasanya, suara hujan terdengar lebih keras hingga akhirnya Ia memutuskan keluar rumah untuk melihat hujan, benar saja ternyata es sebesar batu kerikil berhamburan di jalan hingga teras rumah,” ujarnya.
Fenomena hujan es yang di iringi angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di wilayah Demporeokan kecamatan Pagaralam Utara.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Paino warga Pagar Alam lainnya mengatakan hujan es disertai hujan lebat dan angin kencang juga membuat sejumlah pohon tumbang.
Kondisi ini sempat membuat warga khawatir kejadian yang terjadi di Muara Enim terjadi juga di Pagaralam.
“Beruntung hujan disertai angin tidak terjadi terlalu lama meskipun masih ada beberapa pohon besar yang roboh dibeberapa lokasi jalan protokol. Kami khawatir jika terjadi lebih lama kejadian di Muara Enim terjadi di Pagaralam,” ujarnya.
Baca Juga: Perang Melawan Judi Online: Bank Sumsel Babel Gandeng OJK dan PPATK
Berita Terkait
-
Perang Melawan Judi Online: Bank Sumsel Babel Gandeng OJK dan PPATK
-
Program Light Up The Dream PLN S2JB Salurkan Bantuan Listrik Gratis Rp 122 Juta
-
Transformasi Transportasi Publik di Pemerintahan Jokowi Mempermudah Warga
-
Menyewa Senjata Api untuk Merampok Indomaret, Tiga Residivis Ini Akhirnya Ditangkap
-
Tantangan Stunting hingga Pendidikan Bikin Debat Walikota Palembang Memanas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap