“Breezon adalah produk yang dihasilkan dalam negeri, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kilang Pertamina Plaju. Kami berharap produk ini dapat menjadi standar baru dalam industri pendinginan, baik di pasar domestik maupun internasional,” jelas Rachmi.
Hemat Biaya Energi Hingga 1 Milyar Rupiah Per Tahun
Salah satu langkah konkret penggunaan Breezon R1270 yang sedang berlangsung adalah retrofit ± 450 unit AC di Patra Bali Resort & Villa.
Target proyek selesai di akhir tahun 2024, dengan harapan menghemat energi 2738 kWh per hari atau setara hingga Rp1 miliar per tahun. Proyek ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi 1643 kg CO2 per hari yang setara dengan penanaman 24 ribu pohon.
Vice President Gulf Energy (penyelenggara kegiatan), Lee Nichols mengapresiasi inovasi produk Breezon Kilang Pertamina Plaju yang juga dipresentasikan dengan sangat apik pada forum ini.
“Apresiasi untuk Pertamina dalam menciptakan produk refrigerant yang ramah lingkungan seperti Breezon, ironis memang ketika refrigerant yang berfungsi membuat udara sejuk ternyata berdampak buruk terhadap lingkungan (global warming)," katanya.
Inovasi ini merupakan bentuk dukungan penuh Pertamina terhadap Indonesia untuk mencapai target net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.
"Tentu saja inovasi ini sangat berarti, khususnya untuk negara anda. Kami sangat menantikan partisipasi Pertamina kembali pada acara International Refining and Petrochemical Conference 2025 dan menantikan innovasi-innovasi yang briliant," imbuhnya.
Komitmen Berkelanjutan untuk Lingkungan
Baca Juga: Jadwal dan Tema Debat Calon Gubernur Sumsel 2024: Siapa yang Visi Terbaik?
Sebagai strategi jangka panjang, Pertamina terus mengembangkan Breezon dan memperluas penggunaannya ke sektor industri lainnya. Produk ini diproyeksi akan memainkan peran kunci dalam transisi menuju energi yang lebih bersih dan efisien mendukung visi Indonesia mencapai Net Zero Emissions.
Kilang Pertamina Plaju melalui inovasi Breezon berkomitmen untuk terus menjadi pionir dalam penyediaan solusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan, sejalan dengan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal dan Tema Debat Calon Gubernur Sumsel 2024: Siapa yang Visi Terbaik?
-
Dari Sawah ke Watt: Transformasi Biomassa Sekam Padi Sebagai Energi Berkelanjutan
-
Kemitraan Pertamina dan Masyarakat Banyuasin Wujudkan Perikanan Berkelanjutan
-
Memorabilia Uang Rupiah Pecahan Rp10.000 Tahun Emisi 2005 Diresmikan di Sumsel
-
Uang Rp3,4 Juta Berhamburan di Jalan, Kisah Jujur Pengemudi Mobil Bikin Haru
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya
-
Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan
-
Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?
-
Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan
-
Transformasi Sausu Tambu: Potensi Lokal Angkat Ekonomi Pesisir hingga Berprestasi Nasional