SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan menetapkan menggelar debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2024 sebanyak tiga kali. Hal ini sebagai upaya menggali visi dan misi para paslon yang mengikuti pesta demokrasi tersebut.
KPU menetapkan jadwal debat yakni debat pertama berlangsung pada akhir bulan ini, 28 Oktober 2024. Sedangkan debat kedua berlangsung pada 10 November 2024 dan debat ketiga pada 21 November 2024.
"Debat menjadi kesempatan para paslon menyampaikan program dan gagasan mereka kepada masyarakat," kata Ketua KPU Sumsel, Andika, Minggu (6/10/2024).
KPU menjelaskan pada sesi debat pertama yang hanya dihadirkan ialah calon gubernur (cagub) Sumsel sedangkan pada debat kedua menghadirkan para calon wakil gubernur (Cawagub).
"Baru disesi ketiga, menghadirkan calon Gubernur dan wakil calon gubernur dalam memaparkan visi dan misinya," ujarnya menjelaskan.
Andika menambahkan mengenai tema dan konsep debat masih dalam tahap pembahasan para tim, namun tentu akan disesuaikan dengan isu dan permasalahan di Sumsel.
KPU Sumsel juga mengatur jadwal kampanye akbar untuk semua paslon yang akan berlangsung sebanyak 2 kali.
KPU membagi wilayah kampanye ke dalam tiga zona yang telah ditentukan dan hendaknya dipatuhi oleh para paslon.
Pada Pilkada Sumsel tahun 2024 ini diikuti oleh tiga paslon yakni nomor urut 1, Herman Deru dan Cik Ujang, paslon nomor urut 2, Eddy Santana-Riezky, dan paslon nomor urut 3, yakni Mawardi dan Anita Noeringhati.
Baca Juga: Dari Sawah ke Watt: Transformasi Biomassa Sekam Padi Sebagai Energi Berkelanjutan
Berita Terkait
-
Dari Sawah ke Watt: Transformasi Biomassa Sekam Padi Sebagai Energi Berkelanjutan
-
Kemitraan Pertamina dan Masyarakat Banyuasin Wujudkan Perikanan Berkelanjutan
-
Memorabilia Uang Rupiah Pecahan Rp10.000 Tahun Emisi 2005 Diresmikan di Sumsel
-
Uang Rp3,4 Juta Berhamburan di Jalan, Kisah Jujur Pengemudi Mobil Bikin Haru
-
Harga Cabai Merah, Telur Ayam dan Bensin Turun, Sumsel Alami Deflasi
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
-
51 Saksi Sudah Diperiksa, Mengapa Belum Ada Tersangka di Kasus Lampu Jalan Palembang?