Meski yang bertanding adalah para legenda berprestasi, namun beberapa kali juga terjadi miskomunikasi (kesalahan koordinasi) taktik pertandingan di lapangan. Karena memang untuk mewujudkan tim solid di lapangan membutuhkan latihan intensif (kembali).
Sampai dengan posisi seri 7-7 adu penalti, kemampuan pemain legenda mengoyak gawang lawang membuat penonton masih bergantian riuh.
Barulah pertandingan berakhir dengan skor akhir 8-7 nan seolah memperlihatkan jika kedua tim bermain dengan serangan dan bertahan yang sama jagonya.
Janji Politik 2024
Pertandingan para legenda Sriwijaya FC ini dibiayai oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati.
Di awal pertandingan ada momen yang bisa dikatakan sakral, di mana ketiga kelompok suporter membuat komitmen pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel ini.
Mereka ingin agar pasangan Mawardi dan Anita berkomitmen memajukan klub Sriwijaya FC kembali ke liga 1. Komitmen ini menjadi bentuk dukungan agar pasangan ini memimpin Sumsel.
Anita dalam sambutannya di waktu turun minum menegaskan jika ia dan Mawardi Yahya tidak mempolitisasi olahraga dalam hal ini, klub Sriwijaya FC dan suporternya.
Namun ia berkeinginan dan punya tekad yang sama untuk mengembalikan Sriwijaya FC pada prestasi-prestasi membanggakan. “Mohon dukungannya, kita sama-sama mengembalikan kejayaan tersebut,” pinta Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) ini.
Baca Juga: Inovasi Kue Tradisional Palembang: Sensasi Baru Kojo Ketan Hitam Buatan Bunda Rayya
Politisi Partai Golkar ini pun berharap olahraga di Sumsel makin maju.
Namun jika memimpin Sumsel nantinya, pasangan Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati pun menhadapi tantangan mengelola klub bola yang sudah tidak bisa lagi menyandarkan pada keuangan daerah (APBD).
Yakni tantangan menghidupkan klub bola dengan menempatkannya pada pendekatan ‘kecintaan olahraga dan sepakbola sebagai olahraga semua kalangan” pada pihak-pihak berpunya kemampuan dan keuangan mumpuni membiayai klub seperti Sriwijaya FC.
Perjalanan di liga 2, Sriwijaya FC musim 2023/2024 lalu sebenarnya memperlihatkan tren baik. Di group A, laskar wong kito ini cukup tangguh menghadapi klub besar Pulau Sumatera seperti PSPS Medan dan Semen Padang FC.
Sriwijaya FC mulai memperlihatkan trend menurun saat perempat final, tepatnya setelah mendapatkan sanksi saat menjamu Semen Padang FC yang dinilai merugikan klub. Kemudian trend laganya tidak lagi menanjak tajam.
Sehingga mungkin benar kirannya, mengembalikan Sriwijaya FC seperti memori para legenda belasan tahun yang lalu atau sebagai klub bola profesional ialah upaya merangkul banyak dukungan dari banyak pihak (sebanyak-banyaknya).
Berita Terkait
-
Inovasi Kue Tradisional Palembang: Sensasi Baru Kojo Ketan Hitam Buatan Bunda Rayya
-
Viral Digopong di Hajatan, Mawardi Yahya Ungkap Kondisi Kesehatan Jelang Pilgub 2024
-
Nostalgia Sepak Bola Palembang! Legenda SFC Beradu Skill di Stadion Gelora Sriwijaya
-
Kebakaran Jukung Minyak Ilegal di Musi Banyuasin, Tewaskan Satu Penambang
-
Hujan Tak Halangi Semangat Legenda SFC Hibur Ribuan Penggemar di Big Match Palembang
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal
-
Pomdam Sriwijaya Ungkap Kasus Penembakan di THM Panhead Palembang, Sertu MRR Ditangkap
-
Apa Motif Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal? Fakta Hubungan Keduanya Terungkap Sebelum Penembakan
-
Kronologi Lengkap Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Cekcok Berujung Tembakan Maut