SuaraSumsel.id - Seorang haji asal Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, dari Kloter BTH 23 meninggal dunia di Makkah, demikian keterangan tertulis Humas Kementerian Agama Provinsi Jambi, Paspihani dalam keterangan tertulis di Jambi, Selasa.
Laporan yang diterima dari Ketua Kloter BTH 23 kepada Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi bahwa jamaah haji bernama Muhammad Yazid Samsi meninggal dunia pada Senin (17/6) di Maktab 36, daerah kerja Mina.
Almarhum Muhammad Yazid Samsi berusia 73 tahun tiba di Arab Saudi pada 5 Juni 2024 dan menginap di Mina View Hotel 210.
Pada 17 Juni 2024, sekitar pukul 01.38 Waktu Arab Saudi (WAS), almarhum dilaporkan keluarganya mengalami sesak napas di tenda di Maktab 36.
Sebelumnya, almarhum mengalami demam dan meriang. Almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi kronis, namun tidak memiliki riwayat asma.
Saat berada di hotel di Mekah pada 10 Juni 2024, almarhum mengalami batuk dan demam, dan telah mendapatkan pengobatan.
Ketika akan berangkat ke Armuzna14 Juni 2024, kondisi almarhum dinyatakan sehat dan diberangkatkan dengan mekanisme murur terkait faktor usia dengan penyakit hipertensi (risti sedang).
Menurut catatan medis, penyebab wafat almarhum adalah kegagalan pernapasan dan hipertensi kronis. Almarhum termasuk dalam 30 orang dalam pengawasan khusus karena kategori risti sedang.
"Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran," kata Paspi.
Baca Juga: Jemaah Haji Lansia Asal Belitung Dirawat di RS Arab Saudi Akibat Sesak Napas
Sebelumnya, pada 10 Juni 2024 seorang jamaah calon haji asal Kota Jambi bernama Husaini Ibas Ijan berusia 74 tahun yang tergabung dalam Kloter BTH 26 juga meninggal dunia di Makkah. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Jemaah Haji Lansia Asal Belitung Dirawat di RS Arab Saudi Akibat Sesak Napas
-
Innalillahi, Calon Haji Lansia Asal OKU Timur Meninggal di Arab Saudi
-
Gelembung Ikan Ilegal Senilai Jutaan Rupiah Ditemukan di Bandara Jambi
-
Kisah Pilu di Balik Viralnya Video Asusila Mahasiswa di Jambi, Pelaku Ditangkap
-
Demi Haji Mabrur, Kloter 14 Palembang Diminta Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang