SuaraSumsel.id - Salah satu sekolah di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sekolah Quran preneur Palembang menjadikan sampah organik sebagai iuran untuk membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).
"Inovasi ini kami lakukan untuk memanfaatkan sampah organik yang kami kelola untuk dijadikan pupuk tanaman," kata Pencetus Sekolah Quran preneur Palembang, Heni Nuraini
Inovasi tersebut diperuntukkan bagi siswa yang kebanyakan merupakan yatim piatu. Dengan sampah organik tersebut siswa dapat sekolah dengan gratis dan mengelola sampah tersebut menjadi pupuk organik agar bisa diproduksi dan diperjualbelikan.
Hasil jual beli pupuk tersebut mampu memenuhi kebutuhan administrasi di sekolah untuk para siswa dan juga pengajar.
Selain memanfaatkan produksi pupuk tersebut untuk diperjualbelikan pihaknya juga memanfaatkan pupuk tersebut untuk bidang pertanian yang dilakukan oleh para siswa di sekolah.
Para siswa juga bisa melakukan kegiatan bercocok tanam guna mendongkrak kreativitas siswa dan juga bisa dimanfaatkan hasil cocok tanam tersebut untuk pangan siswa dan juga bisa diperjualbelikan.
Menurut dirinya inovasi tersebut awalnya hanya untuk mengisi bak sampah yang dibuat oleh sekolah namun Ia berpikir dan kenapa tidak melakukan produksi pupuk organik tersebut.
Saat ini para siswa dan sekolah mampu memproduksi pupuk tersebut hingga ratusan liter setiap bulannya. [ANTARA]
Baca Juga: Mimpi Final Four Palembang BSB Kandas, Takluk 0-3 dari Jakarta Pertamina
Tag
Berita Terkait
-
Mimpi Final Four Palembang BSB Kandas, Takluk 0-3 dari Jakarta Pertamina
-
Gen Z Wajib Tahu! Cek Bagus dan Cek Ayu 2024 Ajak Lestarikan Budaya Palembang
-
Semangat Berbagi, Bank Sumsel Babel Sumbang Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Warga Jakabaring Palembang Rayakan Idul Adha Hari Ini, Ikuti Arab Saudi
-
Ratu Dewa Resmi Maju di Pilkada Palembang 2024, Mundur dari Jabatan PJ Wali Kota
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?