SuaraSumsel.id - Sidang gugatan Yayasan Lembaga Konsumen Indonrsia (YLKI) Lahat Raya atas kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Pagaralam, Kamis (13/6) siang.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Ketua YLKI Lahat Raya Sanderson Syafei mengatakan berdasarkan agenda sidang perdana ialah pemeriksaan berkas gugatan.
Adapun para pihak tergugat ialah agen gas subsidi PT Beringin Sakti, Perwakilan Pemprov Sumsel, Pemkot Pagaralam serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sidang dipinpin Rionaldo Sihite hanya berlangsung sekitar 15 menit karena akan dilanjutkan pada agenda sidang lanjutan dengan agenda mediasi.
Usai sidang, Sanderson mengaku kecewa lantaran Pertamina,Kementrian ESDM serta 3 perusahaan agen lain yang tergugat tidak hadir.
Kuasa hukum agen Pertamina, Grace Selly mengatakan jika pihaknya siap menjalani proses hukum yang berjalan dan akan kooperatif
“Saya hanya mewakili satu perusahaan agen gas saja dan tiga perusahaan lain saya tidak tahu," ujarnya.
Sementara Kemendagri maupun Pemkot Pagar Alam belum mau berkomentar.
Baca Juga: Kasus Pemukulan Kepala Puskesmas Pagar Alam Diselidiki: Motif Korupsi Jadi Pemicu
Berita Terkait
-
Kasus Pemukulan Kepala Puskesmas Pagar Alam Diselidiki: Motif Korupsi Jadi Pemicu
-
Belida Tak Lagi Legenda: Upaya Nyata Melestarikan Ikan Endemik Sungai Musi
-
Sumsel Manfaatkan Aliran Sungai dan Matahari untuk Listrik, Bukti Keberhasilan EBT
-
Guru Sekolah Ternama di Pagar Alam Dilaporkan Dugaan Kasus Pencabulan Anak
-
SMEEC dan SOTECH Upaya Kilang Pertamina Plaju Akselerasikan Kampus Dan UMKM agar Naik Kelas
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Kebakaran di Lorong Sabar Palembang, Belasan Rumah Diduga Hangus dan Warga Dievakuasi
-
Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?
-
Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut
-
Warisan Budaya Sumsel Bukan Sekadar Tradisi, Berpeluang Jadi Modal Diplomasi Dunia
-
BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla