SuaraSumsel.id - Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel tengah menyidik kasus dugaan korupsi kegiatan Pembuatan dan Pengelolaan Jaringan Komunikasi dan Informasi Lokasl Desa di dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).
Kasus ini pun telah menetapkan seorang ASN Dinas PMD Muba masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang sebelumnya berstatus tersangka.
Riduan diduga menjadi tersangka dengan korupsi merugikan negara Rp27 miliar. Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari membenarkan hal tersebut.
“Terkait tersangka R tersebut telah ditetapkan menjadi DPO,” ujar Vanny, Selasa (11/6/2024).
Pihak kejaksaan juga meminta bantuan kepada Polda Sumsel mengejar buronan tersebut.
“Kita juga mengimbau kepada masyarakat jika mengetahui di mana tersangka R tersebut, untuk bisa menginfokan,"ucapnya.
Tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel sebelumnya kembali menetapkan tersangka. Sebelumnya tim penyidik juga telah menetapkan tersangka dan menahan satu orang tersangka atas nama Muhamad Arif selaku Direktur PT Info Media Solusi Net (IMST), selaku penyedia layanan internet pada 200 desa se-Kabupaten Muba.
Keduanya ditetapkan tersangka terkait dugaan korupsi Kegiatan Pembuatan dan Pengelolaan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2019-2023, yang rugikan negara Rp27 miliar
Baca Juga: Harga Kopi Sumsel Tembus Tertinggi Sepanjang Sejarah: Hampir Rp80 Ribu Per Kilogram
Berita Terkait
-
Harga Kopi Sumsel Tembus Tertinggi Sepanjang Sejarah: Hampir Rp80 Ribu Per Kilogram
-
Ada 7 Kegiatan Seru di Rumah Pintar Bende Seguguk OKI
-
KAI Divre III Palembang Sediakan Tiket Libur Idul Adha: Sudah Terjual 59%
-
Belida Tak Lagi Legenda: Upaya Nyata Melestarikan Ikan Endemik Sungai Musi
-
Ada 4.921 Rekening Judi Online Dibekukan, Transaksi Terlarang Diberangus
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?