SuaraSumsel.id - Warga Ilir Timur II Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) melaporkan asuransi Sun Life Insurance karena memberikan pencairan hak polis istri nasabah. Berdasakan laporannya, istri nasabah tersebut telah meninggal dunia pada Rabu (05/06/2024).
Pelaporan kantor asuransi itu lantaran selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, MH (42) dan A (44) menggunakan biaya pribadi yang semestinya ditanggung oleh pihak Sun Life Insurance.
Kuasa hukum dari MH (42) Arya Aditya menceritakan bagaimana klien telah melakukan somasi tiga kali namun tetap ditolak. "Istri nasabah ini masuk rumah sakit pada awal 12 Maret, sudah mengajukan klaim. Sampai istri klien kami meninggal maka kita layangkan somasi karena penolakan,” cerita Arya.
Arya menyebut, polis asuransi yang dimiliki kliennya berupa asuransi kesehatan dengan premi pertahunnya senilai Rp 7 juta. "Seharusnya diterima Rp 280 juta, namun ditolak dengan alasan terkait diagnosa dan tenggat waktu pertanggungan yaitu 12 bulan sejak polis ditandatangani,”sebut Arya.
“Polis ini kan hanya berlaku 1 tahun,” ujar Arya menjelaskan.
Pihaknya menduga telah terjadi adanya dugaan tindak pidana dengan tidak memberikan informasi yang benar sebagai mana Pasal 75 UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasasuransian dan Pasal 62 UU nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.
“Maka dari itu, hari ini kami menempuh upaya hukum dalam rangka mencari kepastian hukum serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucap Arya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com
Suara.com masih berupaya mengkonfirmasi pihak asuransi terkait hal ini.
Baca Juga: Hampir 4,3 Juta Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik Total Sumatera
Berita Terkait
-
Hampir 4,3 Juta Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik Total Sumatera
-
Batik Pedade Berkilau, Perpaduan Batik dan Jumputan yang Unik
-
Kompensasi Diskon 10 Persen Akibat Pemadaman Total juga Teruntuk Sumsel?
-
Dituntut Kompensasi Akibat Pemadaman Total Lebih dari 7 Jam, Ini Reaksi PLN WS2JB
-
Pemadaman Listrik Bikin Warga Palembang Krisis Air Bersih
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas