SuaraSumsel.id - Seorang mantan karyawan toko sembako yang menjadi otak komplotan pencuri di Banyuasin berhasil ditangkap.
"AT menjadi otak dari total enam pelaku pencurian toko sembako di Jalan Pangeran Ayin, Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada tanggal 26 Mei 2024. AT sendiri pernah bekerja di toko itu terakhir pada tahun 2020," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol. M. Anwar Reksowidjojo saat konferensi pers di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin.
Kombes Anwar menyebutkan enam pelaku tersebut melakukan aksinya pada tanggal 26 Mei 2024 di tengah malam saat korban sedang tidur. Adapun otak pelaku adalah AT merupakan mantan karyawan korban yang terakhir bekerja dengan korban pada tahun 2020.
"Mendengar para pelaku masuk ke tokonya, korban bergegas mengunci pintu kamarnya, tetapi langsung didobrak pelaku," katanya.
Pelaku langsung mengancam kedua korban dengan senjata api, lalu menyekap kedua korban dengan melakban mata dan tangan korban serta menyiram korban dengan bensin sambil memaksa korban untuk menunjukkan barang berharga.
Pelaku mengambil uang, emas, handphone, dan puluhan pak rokok yang ada di dalam toko dengan kerugian Rp400 juta. Pelaku lalu kabur meninggalkan korban dengan mobil.
Berdasarkan laporan korban, anggota melakukan penyelidikan dalam waktu 4 hari anggota berhasil menangkap enam pelaku di rumahnya masing-masing [ANTARA]
Berita Terkait
-
Jalan Poros Tebing Tinggi-Pendopo Lumpuh Total Akibat Longsor, Ini Rute Alternatif!
-
Partai NasDem Resmi Usung Herman Deru - Cik Ujang di Pilgub Sumsel 2024
-
Guru Sekolah Ternama di Pagar Alam Dilaporkan Dugaan Kasus Pencabulan Anak
-
Anita Noeringhati
-
Tiga Ton Garam Disemai di Langit, Upaya BNPB Cegah Banjir dan Longsor di Sumsel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang