SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencanangkan Pasar Panorama menjadi pusat perbelanjaan modern yang tertib, bersih dan rapi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Bengkulu Gita Gama Raniputera di Bengkulu, Selasa, menerangkan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terus melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan Pasar Panorama.
"Kami mengapresiasi langkah dan upaya dari Satpol-PP dalam menertibkan kawasan Pasar Panorama, kita ingin menjadikan Pasar Panorama menjadi sentral perbelanjaan yang memiliki kesan baik artinya tertib, bersih dan rapi," ujar dia.
Untuk mewujudkan Pasar Panorama menjadi icon Kota Bengkulu, Satpol-PP terus melakukan sosialisasi dan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di bahu jalan.
Baca Juga: BMKG Prediksi Suhu Panas Bengkulu Berlanjut Sampai Agustus!
"Tujuannya adalah bagaimana menata Pasar Panorama menjadi pasar yang baik, tertib, bersih dan aman sehingga Satpol-PP akan terus melakukan upaya persuasif sosialisasi dan pendekatan lainnya agar terwujudnya hal tersebut," katanya.
Kepala Satpol-PP Kota Bengkulu Yurizal menerangkan penertiban dilakukan terhadap pedagang yang dianggap melanggar ketertiban umum, seperti gelaran dagangan agak ke tengah maupun menggunakan armada angkutan pick up, sehingga menutupi jalan.
Dengan penertiban yang dilakukan secara humas tersebut, para pedagang dapat memahami dan mengikuti aturan yang berlaku sehingga aktivitas jual beli di pasar Panorama berlangsung tertib, lancar, aman dan kondusif.
Kasi Ops Satpol PP Kota Bengkulu Asmiliadi menerangkan bahwa pihaknya secara rutin melakukan patroli pada pagi dan malam hari di beberapa tempat yang dianggap mengganggu ketertiban umum.
"Dengan menugaskan personel satu regu dan satu armada roda empat kita terus melakukan patroli," katanya.
Baca Juga: Tak Disangka! Ustadz Abdul Somad Ungkap Rahasia Ini di Mukomuko
Penertiban terhadap PKL tersebut dilakukan karena Pemkot Bengkulu akan mengembalikan kawasan lahan parkir sesuai fungsinya dan bukan untuk area berjualan pedagang.
Berita Terkait
-
Oleh-Oleh Khas Bengkulu untuk Dibawa Pulang saat Lebaran, Ada Aneka Makanan hingga Batik!
-
Kasus Rohidin Mersyah, KPK Sita Rumah Senilai Rp1,5 Miliar di Yogyakarta
-
Usut Duit Urunan Kepsek SMA buat Modal Kampanye Rohidin Mersyah di Pilkada, KPK Periksa Kadisdik Bengkulu
-
KPK Sita 4 Aset Eks Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Salah Satunya di Depok
-
Periksa Dirut Bank Bengkulu, KPK Dalami Uang Panas Rohidin Mersyah untuk Kampanye
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR