SuaraSumsel.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), membersihkan sebanyak lebih dari 1.000 alat peraga kampanye (apk) yang bertebaran di sembarang tempat.
Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kota Palembang Cherly Panggar Besi mengatakan, penertiban APK dilakukan di beberapa kawasan.
Yaitu Jalan Kol Burlian, Jalan Nurdin Panji, Jalan Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, Jalab Demang Lebar Daun, Jalan Angkatan 45, Jalan Kapt Rivai, Jalan Merdeka, Jalan Gub Bastari.
Namun penertiban telah dilakukan, bahkan sejak Juni 2023 jika ditotalkan hingga mencapai 3.000 apk liar yang telah ditertibkan.
Satpol PP Kota Palembang menyatakan bahwa penertiban alat peraga kampanye (apk) di kota itu akan dilakukan hingga hari pencoblosan Pemilu.
Sebelumnya, Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Palembang Hery Andriani mengatakan bahwa penertiban apk tersebut berdasarkan perwali no 17 tahun 2017 dan peraturan KPU.
"Semuanya kami pangkas di titik - titik yang melanggar ketentuan KPU seperti di pepohonan dan tiang listrik," katanya.
Ia menambahkan penertiban alat peraga kampanye itu dilakukan setiap hari dengan secara bertahap karena personil yang sedikit.
"Setiap hari kami tertibkan dengan rute yang berbeda - beda," ujarnya. (ANTARA)
Baca Juga: Ditahan Kejati, Begini Modus 3 Direktur Perusahaan Suap Dirjen Pajak Sumsel
Berita Terkait
-
Ditahan Kejati, Begini Modus 3 Direktur Perusahaan Suap Dirjen Pajak Sumsel
-
Jasad Pria Hanya Kenakan Celana Dalam Terapung di Sungai Musi
-
17 Kilogram Ganja Dari Medan Gagal Beredar Saat Malam Tahun Baru di Palembang
-
Momen Tahun Baru 2024 Sembari Peringati Perang 5 Hari 5 Malam Palembang
-
Sepanjang Tahun 2023, LRT Sumsel Angkut Lebih dari 4 Juta Penumpang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen