- PT Bukit Asam menyelenggarakan ajang Continuous Improvement Project Award 2026 untuk mengapresiasi inovasi divisi sepanjang tahun 2025.
- Kompetisi internal tersebut bertujuan mendorong peningkatan efisiensi, produktivitas, serta kualitas proses bisnis melalui gagasan nyata.
- Eko Prayitno menyampaikan bahwa ajang ini berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, untuk memperkuat budaya inovasi perusahaan.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan perusahaan. Melalui Continuous Improvement Project (CIP) Award 2026, PTBA mendorong setiap gagasan dan inisiatif insan perusahaan berkembang menjadi solusi nyata yang memberikan nilai tambah bagi kinerja dan bisnis perusahaan.
Sebagai anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, PTBA menjadikan CIP Award 2026 sebagai wadah apresiasi sekaligus kompetisi bagi berbagai divisi yang telah mengimplementasikan proyek perbaikan berkelanjutan sepanjang 2025.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan kemampuan untuk terus beradaptasi dan menyempurnakan proses kerja menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika bisnis yang terus berkembang.
“Continuous improvement tidak berhenti pada lahirnya sebuah ide, tetapi bagaimana gagasan tersebut diterapkan secara konsisten, menghasilkan dampak nyata, dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Karena itu, CIP Award menjadi bentuk apresiasi sekaligus ruang untuk berbagi praktik terbaik yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Eko, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, keterlibatan seluruh insan perusahaan menjadi salah satu kunci dalam membangun lingkungan kerja yang inovatif. Setiap gagasan, baik yang berkaitan dengan operasional maupun proses bisnis, memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi solusi yang lebih efektif.
“Semangat untuk berinovasi dan menyempurnakan cara kerja perlu hadir dalam keseharian. Semakin banyak gagasan yang dikembangkan, diuji, dan diterapkan, semakin besar pula peluang perusahaan menemukan solusi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, produktivitas, dan kualitas proses bisnis,” katanya.
CIP Award PTBA Jadi Ruang Berbagi Praktik Terbaik
CIP Award 2026 memberikan penghargaan atas implementasi Continuous Improvement Project terbaik dari berbagai divisi di PTBA. Setiap proyek yang telah dijalankan selama periode 2025 melalui proses penilaian komprehensif dan terstandarisasi.
Penilaian dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai inisiatif yang tidak hanya menghasilkan perubahan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan.
Baca Juga: Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
Ajang ini juga menjadi ruang bagi insan Bukit Asam untuk meningkatkan kualitas eksekusi proyek, mengembangkan gagasan inovatif, hingga mengasah kemampuan dalam menyampaikan hasil dan manfaat inovasi melalui storytelling.
Berbagai praktik unggulan yang lahir dari proyek-proyek tersebut selanjutnya diharapkan dapat dibagikan, dikembangkan, bahkan direplikasi oleh unit kerja lain agar manfaatnya semakin luas.
Ketua TIBIA, Tegar Resdiansyah, mengatakan CIP Award menjadi kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran dari berbagai inisiatif yang telah dijalankan.
“CIP Award menjadi ruang bagi insan PTBA untuk menunjukkan inisiatif yang telah memberikan dampak sekaligus berbagi pembelajaran dengan rekan-rekan di unit kerja lain. Kami berharap kompetisi ini semakin menumbuhkan semangat untuk menghadirkan solusi dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Tegar.
Inovasi Dorong Efisiensi dan Produktivitas PTBA
Koordinator CIP Award TIBIA, Dian Lazuardy BA, menjelaskan bahwa proses penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir sebuah proyek.
Berbagai aspek dievaluasi secara komprehensif dan terstandarisasi agar setiap program perbaikan dapat dinilai secara objektif oleh juri internal maupun eksternal.
Berita Terkait
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
PTBA Bantu Sediakan Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap