SuaraSumsel.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, mengeluarkan data 20 nama Kabupaten/Kota tertinggi yang rawan terjadi politik uang (Money Politics) selama pemilu 2024. Salah satu diantaranya yakni Kabupaten OKU Timur.
Adapun nama kabupaten tersebut dibagikan di situs resmi dan akun media sosial Bawaslu RI.
Dari 20 peringkat tertinggi itu, yang bikin kaget, Kabupaten OKU Timur masuk dalam 10 besar dan berada di posisi enam tepat dibawah Lampung Tengah dan berada tepat di atas Kepulauan Seribu, DKI jakarta.
Hal ini menjadi pertanyaan bagaimana peran Bawaslu Kabupaten OKU Timur dalam pengawasannya saat pesta demokrasi mendatang.
Ketua Bawaslu OKU Timur, Sunarto malah menyatakan, jika data dari Bawaslu RI itu merupakan data lama, bahkan sebelum dirinya duduk sebagai Ketua Bawaslu OKU Timur.
“Daftar yang disebutkan Bawaslu RI itu data yang dibuat pada tahun 2020 lalu, dan itu sebelum saya duduk menjadi Ketua Bawaslu OKU Timur,” katanya. Kamis, (28/12/2023).
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Sunarto beralasan jika pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh Calon Legislatif (Caleg) untuk tidak melakukan hal tersebut.
“Kami sudah melakukan sosialisasi waktu di KPU, dan kami juga sudah menjelaskan, apabila caleg ketahuan melakukan politik uang kami akan memberhentikan pencalonannya,” ujarnya.
Bawaslu juga menegaskan apabila ada masyarakat juga yang ketahuan menerima uang dari caleg, maka akan disanksi.
Baca Juga: 3 Warga Turki dan Belanda Dideportasi dari Sumsel Karena Melanggar Aturan
“Apabila masyarakat juga menerima uang dari hasil Money Politik, Bawaslu juga akan memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan pelanggaran Pemilu,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Penumpang Nataru Padat, PT KAI Sediakan Arena Bermain Anak-anak di Stasiun
-
Kronologi Ketua KPU Lubuklinggau Ditahan, Tersangka Kecelakaan Tewaskan 2 Anak
-
Warga Palembang Diminta Tanam Cabai di Rumah Guna Tekan Inflasi Daerah
-
3 Warga Turki dan Belanda Dideportasi dari Sumsel Karena Melanggar Aturan
-
5 Kilogram Sabu Dibawa di Jalur Darat Jalintim, Pelaku Ngaku Bukan Sekali
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun