SuaraSumsel.id - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang mengangkat Daconi Khotob sebagai direktur utama perusahaan pupuk menggantikan Tri Wahyudi Saleh.
Vice President Humas Pusri, Rustam Effendi mengatakan selain menetapkan Daconi Khotob yang juga mantan Dirut PT Semen Baturaja itu, RUPSLB juga menetapkan Filius Yuliandi sebagai Direktur Operasi dan Produksi dan Saifullah Lasindrang sebagai Direktur Keuangan dan Umum.
Daooni lahir di Tanjung Karang pada 14 Juni 1971, meraih gelar S1 Teknik Kimia di Universitas Gadjah Mada yang dilanjutkan dengan lulus pada gelar Magister Manajemen dari Universitas Andalas pada Tahun 2009
Daconi mengawali karir di PT Chandra Asri Petrochemical Center pada tahun 1995 yang dilanjutkan berkarir di PT Semen Padang sejak Tahun 1997.
Setelah 20 tahun berkarir, pada tahun 2017 ia menduduki jabatan sebagai GM Produksi V PT Semen Padang, setelah 2009-2012 menjabat kepala biro humas dan umum perusahaan semen yang berhome base di Indarung Sumatera Selatan itu.
Pada Tahun 2017 bergabung dengan PT Semen Baturaja Tbk menjabat sebagai Direktur Produksi & Pengembangan. Kemudian 2022 mendapatkan amanah menjadi Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk.
Daconi juga aktif dalam mendukung Sepak Bola Indonesia, karirnya diawali dengan menjadi anggota Komite Fairplay PSSI Pusat pada Tahun 2011-2013, dilanjutkan sebagai Wakil Ketua PSSI Sumbar pada Tahun 2011-2014, Anggota Komite Keuangan PSSI Pusat pada 2016-2019 dan Manager Timnas U-19 PSSI, yang membawa Timnas U-19 mengikuti AFF dan Piala Asia.
Kehadirannya diharapkan dapat membawa Pusri semakin siap bertransformasi menjadi perusahaan yang semakin maju dan mencapai Visi dan Misi perusahaan Menjadi Perusahaan Agroindustri Unggul di Asia.
Baca Juga: Mentan Andi Amran Harap 500 Ribu Hektar Lahan di Sumsel Dapat Digarap
Berita Terkait
-
Pembangunan Guest House UIN Raden Fatah Senilai Rp16,5 Miliar Diduga Dikorupsi
-
Caleg di Banyuasin Tipu Karyawan BUMN Sampai Rugi Rp 2,1 Miliar, Dijanjikan Proyek Beras PKH
-
Mentan Andi Amran Harap 500 Ribu Hektar Lahan di Sumsel Dapat Digarap
-
Gibran Borong Cung Kediro tapi Disinggung: Yang Mahal Cabai, Rp100 Ribu Per Kilogram
-
Karyawati Apotek Tewas di Kafe Bekas Lokalisasi Kampung Baru, Penuh Kejanggalan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sungai Lematang dan Lengi Meluap, Ratusan Warga Muara Enim Terdampak Banjir
-
BRI Gandeng BP Batam & Kemenkop: Akses Pembiayaan UMKM di Zona Perdagangan Bebas Makin Mudah
-
Program Klasterku Hidupku BRI Dorong Petani Buah Naga Banyuwangi Naik Kelas
-
Perkuat Investasi Daerah, BRI Gandeng BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM
-
Pendaki Nekat Bisa Blacklist, Jalur Gunung Dempo Ditutup hingga 25 Maret 2026