SuaraSumsel.id - Warga dan para pejabat unsur muspida menggelar sholat istiqa, berdoa minta diturunkan hujan agar kabut asap makin bisa teratasi. Adapun sejumlah sholat meminta hujan digelar di sejumlah lokasi seperti di kabupaten Banyuasin, Muara Enim, sekaligus unsur kepolisian dan TNI.
Sholat istiqa digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, di wilayah Polrestabes dan Polda Sumsel.
Dalam sholat istiqa tersebut diimami oleh Ustadz Soleh dari Pondok Pesantren Al-fatah Betung di di halaman Kantor Mapolres Banyuasin, Jumat (15/09).
“Kita semua berdoa dan memohon ampunan seraya meminta kepada Allah agar segera diturunkan hujan sehingga daerah kita terbebas dari bencana karhutla dan kekeringan,” ujar Wabup Banyuasin.
Baca Juga: Korban Investasi Bodong FEC Akui Ada Pejabat Pemprov Sumsel Jadi Mentor Pangkat Tertinggi
Sementara itu, Pemkab Muara Enim dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim Yulius bersama seluruh jajaran ASN di Lingkungan Sekretariat Daerah Pemkab dan masyarakat sekaligus instansi lintas sektoral menggelar salat Istisqa.
Sholat itu juga diiringi doa bersama untuk meminta turun hujan dalam mengakhiri kemarau panjang yang terjadi.
ekda menyambut baik pelaksanaan salat Istisqa dan doa bersama yang diinisiasi oleh Kepolisian Resor (Polres) Muaraenim tersebut.
“Shalat Istisqa ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam memohon ridho dari Allah SWT tuhan yang maha esa agar menurunkan hujan di tengah musim kemarau yang terjadi saat ini,” ungkapnya.
Sekda juga menghimbau pada masyarakat agar mempersiapkan diri dengan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bahaya dan dampak besar dari musim kemarau ini, salah satunya kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan sumber air di wilayah Kabupaten Muaraenim.
Baca Juga: Korban Investasi Bodong FEC di Sumsel Bertambah: Ada Calon DPD Sampai Praktisi Hukum
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri dengan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bahaya dan dampak besar dari musim kemarau ini, salah satunya kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan sumber air di wilayah Kabupaten Muaraenim serta menginformasikan ke petugas berwenang jika mengetahui kejadian kebakaran di daerah tempat tinggal,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Kasus Bikin Konten Rendang Hilang, Polisi Periksa Pelapor Willie Salim
-
Gubernur Herman Deru Buka Rakor Forkopimda Se-Sumsel
-
Gercep Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Herman Deru Cek Jalur Tol Alternatif Palembang-Betung
-
Jejak Pendidikan Umi Hartati: Sarjana Ekonomi hingga Ketua Komisi yang Ditahan KPK
-
Dijerat OTT KPK, Ini Daftar Kekayaan Miliaran Umi Hartati yang Jadi Sorotan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Best Issuer for Sustainable Finance 2025
-
Sanjo Palembang: Antara Modernisasi dan Warisan Leluhur, Mampukah Bertahan?
-
Lebaran Aman Bertransaksi, BRI Cegah Penipuan dan Kejahatan Siber