SuaraSumsel.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan mengundang negara-negara ASEAN untuk ambil bagian pada Festival Sriwijaya ke-31 di Benteng Kuto Besak, Kota Palembang, 22-26 Juni 2023,
“Sumsel ingin semakin dikenal secara internasional maka semua negara ASEAN kami undang tak terkecuali negara Malaysia dan Brunei Darussalam,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Aufa Syahrizal awal pekan ini.
Festival Sriwijaya akan mengangkat berbagai berbagai kearifan lokal, tradisi dan budaya Sumsel serta dari para peserta dari luar daerah..
Menurut Aufa, hingga saat ini terus berkomunikasi dengan instansi bidang kebudayaan dan pariwisata para negara-negara ASEAN untuk memastikan mereka hadir pada ajang pameran itu.
Bahkan pihaknya berharap delegasi negara tetangga tidak hanya hadir sebagai tamu menyaksikan ragam pertunjukan budaya nasional namun juga terlibat sebagai peserta.
Ia menyebutkan, bakal terjadi pertukaran antar kebudayaan yang dapat semakin memperteguh hubungan emosional hubungan antara negara sahabat serumpun.
“Tentunya ada banyak kejutan yang Sumsel siapkan sebagai tuan rumah,” katanya.
Festival Sriwijaya mengusung tema Sriwijaya Rethinking Tourism, Maju Budaya dan Pariwisata. Dalam hal ini mengadopsi semangat kejayaan Kerajaan Sriwijaya (abad ke-7) yang terpusat di Kota Palembang baik secara kemaritiman, pertanian, kebudayaan dan seni.
Adapun mulai dari pertunjukan drama teatrikal berjudul Sriwijaya tangguh, kolosal pertanian Mandiri Pangan dan Sejahtera, segenap pagelaran seni budaya dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, dan pertunjukan film pendek seputar kota Palembang yang diprakarsai Iforte.
Baca Juga: Dampak Badai La Nina, Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Sumsel Diperpanjang
“Ragam kegiatan dalam Festival Sriwijaya ke-31 ini tentunya dikemas secara fantastis buah kolaborasi antara pemerintah dan swasta nasional, di antaranya seperti Iforte, PT. Bukit Asam dan Bank SumselBabel,” kata dia.
Melansir ANTARA, pihaknya menargetkan dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumsel sebesar 10-15 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu, yakni 4.000 orang wisatawan.
Tag
Berita Terkait
-
Dampak Badai La Nina, Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Sumsel Diperpanjang
-
Harta Wali Kota Harnojoyo Berkurang Rp 8 Miliar Saat Jabat Dua Periode, Komentar Netizen Kocak
-
Ragam Tari Sambut Tradisional Sumatera Selatan Ditampilkan Selama 2 Jam
-
Wajah Lesu Terus Menunduk, Kadis Perkim Muba Ditahan Kasus Korupsi Proyek IPAL Rp 8,3 Miliar
-
2 Karung Ganja Seberat 70,86 Kilogram Gagal Beredar di Jakarta, Diamankan di Jalintim Sumsel
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan
-
Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Diterjang Abrasi, Kini Mangrove Menjadi Sumber Penghidupan
-
Ratu Dewa Rombak 6 Kepala Dinas Pemkot Palembang, Kadiskominfo Ikut Bergeser
-
Balita 2 Tahun Korban Kebakaran di Gandus Meninggal, Tiga Anak Sempat Terjebak di Dalam Rumah
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital