“Di Jakabaring ini dikelola anak pertama saya. Cucu Umak berarti ya, Dia belajar menjadi pebisnis, meski baru selesai sekolah,” ungkap Vera.
Dengan manajemen sang anak, di Pondok Pindang Umak Jakabaring terdapat fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan cabang lain. Di unit Jakabaring menyediakan gazebo dengan kapasitas besar, guna segmen pembeli yang menggelar pertemuan arisan, rapat pertemuan sekaligus dilengkapi dengan ruangan VIP yang lebih private. “Ada juga tempat bermain anak, ruang sholat, dan fasilitas parkir yang luas. Kami ingin mereka datang seolah pulang ke rumah dan makan di rumah, makan masakan Umak,” terang ia.
Di Pondok Pindang Umak pun dikenalkan sambal yang menjadi resep rahasia nya, terdapat tiga sambal yang ditawarkan kepada pembeli, yakni sambal gerandong baik penikmat pedas yang luar biasa.
Sama seperti rumah makan lainnya, Pondok Pindang Umak juga menyediakan sambal buah nanas. Selain itu ada sambal hijau yang dicampur dengan buah pete dan jengkol.
“Kuah pindangnya bisa dinikmati dari anak-anak sampai yang sudah lanjut usia, tapi jika ada yang suka pedas, bisa makan pindang dengan sambal gerandong atau sambal embem. Itu dua sambal yang pedas,” ujar ia.
Pondok Pindang Umak menyediakan sejumlah pilihan pindang nan menggugah selera, mulai dari pindang ikan, tulang, pindang ayam. Terdapat juga menu yang populer misalnya menu bakar-bakaran yang juga disediakan bagi yang kurang suka lauk pindang.
BRI memperluas Segmen Pasar
Sebagai perbankan yang mendampingi sejak awal Pondok Pindang Umak memulai usahanya, BRI berhasil menambah segmen pasar bagi rumah makan khas Sumsel ini.
BRI menyediakan layanan pembayaran mulai dari mesin mobile Elektronik Data Capture (EDC) sampai QRIS statis. Selain itu, diungkapkan Vera, BRI sering memberikan promo kepada nasabah jika bertransaksi di Pondok Pindang Umak.
Baca Juga: Produsen Kendaraan Tambang Asal Tiongkok Bidik Sumsel
“BRI sering adakan promo di Pindang Umak, dengan demikian BRI memperluas pasar kami. Dengan nasabah sekaligus nasabah mengajak rekanan lainnya, tentu Pondok kami lebih populer. Promo ini rutin dan sangat memperluas promosi usaha kami,” ujar Vera.
Selain layanan pembayaran, hampir seluruh transaksi digital mengandalkan mobile banking, BRImo. Sebagai nasabah lama BRI, sekeluarga juga punya rekening BRI. “Transaksi bisnis kami juga pakai BRI mobile itu, BRImo. Meski ada juga pembeli yang ingin menyesuaikan transaksi sebagai perbankan mereka. Tetap kami layani,” imbuhnya.
Selama pandemi ada peningkatan transaksi digital. Jika dirata-ratakan, sebanyak 30-40 persen transaksi di Pondok Pindang Umak sudah dilayani secara digital, termasuk jika pemesanan menggunakan marketplace seperti Shopee, Gojek, Grab.
“Dengan transaksi perhari di satu unit Pondok Pindang Umak melebihi Rp5 juta, kami pun kian beralih ke digital,” ujar Vera yang asli kelahiran Betung, OKU Timur.
BRI pun diharapkan makin sering memperluas segmen pasar kuliner khas tersebut. Mengingat pindang merupakan makanan kuliner khas daerah, tentu akan menjadi pilihan pengunjung yang ke Palembang atau Sumsel.
“Dengan makin beragam pindang dikenalkan, tentu Sumsel akan lebih kaya dan terkenal dengan makanan khas Pindang,” pintanya.
Tag
Berita Terkait
-
Kreatif Gunakan Pewarna Alam, Songket Palembang Terkenal Sampai ke Prancis
-
Sehari Sebelum Berangkat, Satu Jemaah Haji Embarkasi Palembang Wafat
-
Produsen Kendaraan Tambang Asal Tiongkok Bidik Sumsel
-
Lagi-lagi Karena Jalan Rusak di Sumsel, Seorang Ibu Digendong Melintasi Jalan Berlumpur
-
Perjalanan Andhika 'Sulap' Sampah Hingga Terjual di Belanda, Omzetnya Puluhan Juta
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?