SuaraSumsel.id - Kondisi jalan rusak juga menyebabkan warga di Sumatera Selatan (Sumsel) kesulitan. Kerusaakan jalan di Kabupaten Muratara, Sumsel membuat seorang pria terpaksa menggendong seorang wanita yang sakit di jalan rusak sakit tersebut.
Hal ini kemudian viral di media sosial yang dibagi ulang oleh akun Facebook Ira Dani. Narasi di media sosial tersebut bertuliskan jalan rusak translok menuju jalan Pauh, karena jonderr guna kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan umum.
Pemilik akun berharap agar Bupati Muratara menangani hal tersebut. "Mohon perhatiannya untuk bapak bupati harap turun ke lapangan biar tahu jelas, inilah buktinya bawa orang sakit dari Translok ke Pauh dengan kondisi jalan seperti ini," tulis akun tersebut.
Hal ini dibenarkan Kepala Desa (Kades) Pauh, Aziz. Dia mengungkapkan jalan menuju Translok alami kerusakan sehingga sulit dilalui kendaraan bermotor.
Bahkan, diakuinya kalau dirinya sudah melakukan berbagai upaya, agar jalan yang rusak itu segera diperbaiki. Berbagai kendala yang dihadapi, salah satunya karena status jalan milik perusahaan, yakni PT SAP dan PT SSL.
"Jalan tersebut awalnya, milik pemerintah pusat,," akunya melansir suaralinggau.com-jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
BRImo Makin Dipopulerkan Pada Wong Kito, Lebih Praktis Tanpa Kartu ATM
-
Paket Lengkap BRI Ciptakan Klaster Pempek 26 Ilir Palembang: Kenalkan Pasar.id
-
Bidik Segmen Pedagang Pasar Tradisional Palembang Makin Melek Digital
-
Resep Panjang Umur Calhaj Tertua Asal Sumsel Mbah Karto yang Berusia 105 Tahun
-
Makin Kompetitif, QRIS BRI Bikin Pelaku Bisnis Kain Khas Palembang Moncer Bertransaksi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
-
Apa Itu Obligasi Daerah? Skema yang Ingin Diterapkan Herman Deru di Sumsel