Tasmalinda
Selasa, 04 April 2023 | 12:48 WIB
Ilustrasi cincau. Makanan buka puasa berbahaya masih ditemukan di Sumsel. (Shutterstock)

SuaraSumsel.id - Warga Sumatera Selatan (Sumsel) hendaknya lebih berhati-hati memiliki jenis makanan saat berbuka puasa alias takjil.

Di saat bulan Ramadhan, berbagai jenis makanan berbuka puasa sangat mudah ditemukan di pasar atau dijajahkan pedagang. Namun masyarakat harus lebih berhati-hati memilih karena masih ditemukan makanan berbuka puasa di Sumsel yang berbahaya.

Di Banyuasin telah dilakukan pengambilan 15 sampel bahan makanan seperti mie, cendol, cincau, dawet, tahu yang ditemukan ada yang mengandung bahan berbahaya. Ditemukan cincau dengan pengawet dan pewarna.

"Ditemukan lagi bahan yang dicurigai dan perlu dilakukan pengujian lab yang lebih lanjut,” kata Asisten II Kabupaten Banyuasin HM yusuf.

Selain melakukan pengujian juga  dilakukan menyita bahan pangan mengandung bahan berbahaya tersebut.

"Dilakukan penelusuran produsen makanan tersebut dengan pihak Polres Banyuasin dengan melakukan pengecekan langsung ke tempat produksinya. Ini semua kita lakukan tindakan tegas agar tidak terjadi berulang ulang setiap tahun" harapnya,

"Sedangkan bahan lain di tahun lalu ada, di tahun ini tidak ada lagi, upaya penyitaan agar ada efek jera dapat diberlakukan guna menjamin ke tersedia keamanan bahan pangan di masyarakat,” sambungnya.

Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, selain pasar Sukajadi, sidak ini juga direncanakan dilaksanakan di pasar pasar lain di wilayah banyuasin.

Baca Juga: Ada Indikasi Praktik Cuci Uang di Bisnis Solar Ilegal di Sumsel, Ditemukan Rekening Rp 16 Miliar

Load More