SuaraSumsel.id - Keindahan tenun songket Palembang makin dipopulerkan sampai ke manca negara. Belum lama ini, Desainer Indonesia Hengki Kawilarang membawa keindahan tenun songket Palembang di ajang New York Fashion Week (NYFW).
Ajang yang berlangsung pada 12 Februari 2023 lalu, terdapat 20 busana yang ditampilkan Hengki di panggung fashion dunia tersebut.
Busana-busana tersebut merupakan koleksi terbaru Hengki yang diakuinya terinspirasi dari Kerajaan Sriwijaya yang berjaya di era 683 M.
Melansir wongkito.com-jaringan Suara.com, Hengki menonjolkan detail khas dari songket Palembang seperti bulu benang, ronce payet, payet, bordir, sekaligus permainan material songket serta kain jumputan Palembang.
Dengan garis rancangan glamor, Hengki juga memadukan warna-warna langit senja seperti burgundy, maroon, hitam, biru tua dan glamoursnya emas serta perak yang menambah kemewahan kain khas Palembang.
Berkolaborasi dengan makeup artis muda Farah dan fotografer Veremia Leonard menghasilkan kolaborasi apik dan unik khas Indonesia untuk panggung NYFW.
Hengki juga mengkreasikan kain Songket dan Jumputan dalam konsep kekinian.
Berita Terkait
-
Ribuan Masyarakat di 3 Kota Ramaikan Jalan Sehat BUMN Pupuk Indonesia
-
CEK FAKTA: Alami Kecelakaan Maut, Yuni Shara Tewas di Tempat Kejadian?
-
Palembang Bersarung, Mengembalikan Tradisi Sarung Sebagai Identitas
-
Apesnya Suami di Palembang, Pulang Kerja Pergoki Istri Berzina Dengan Pria Lain
-
Kejati Sumsel Dukung Program Bimtek Pengelolaan Dana Desa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?