SuaraSumsel.id - Aparat kepolisian melaporkan seorang remaja pria menjadi korban pembacokan hingga tewas dalam aksi tawuran antarpemuda di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu pagi.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan korban ditemukan dalam kondisi kritis oleh dua orang personel Samapta Polda Sumatera Selatan terkapar di pinggir Jalan Demang Lebar Daun, Minggu sekitar pukul 04.10 WIB.
Saat itu, korban ditemukan oleh personel polisi yang sedang melaksanakan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) menggunakan sepeda motor menindaklanjuti informasi adanya aksi tawuran antarpemuda di lokasi tersebut.
Ia menyebutkan, pada tubuh korban ditemukan satu luka bacok di bagian kepala belakang, empat luka tusuk di bagian punggung dan satu luka sayat bagian paha sebelah kiri.
Atas kondisi tersebut polisi dan warga yang melintas di lokasi sempat mengevakuasi korban ke UGD Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan hingga akhirnya yang bersangkutan dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Jasad remaja pria yang belum diketahui identitasnya itu saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan, seraya mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk langsung mendatangi rumah sakit/ kantor polisi terdekat.
Selanjutnya, ia menjelaskan, dari kejadian tersebut pihaknya langsung bergerak membentuk tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang- Unit Reserse Kriminal Polsek Ilir Barat 1 guna melakukan pengejaran terhadap para pelaku tawuran.
Adapun hasilnya berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kepala Kepolisian Sektor Ilir Barat 1 pihaknya sudah meringkus sebanyak delapan orang terduga pelaku tawuran, Minggu siang tadi.
Para terduga pelaku tersebut berinisial DK (18), AA (22) MS (19), MRH (19), MK (18), AK (16), AP (17) dan R (21) warga Lorong Pelita, Ilir Barat I, Palembang.
Baca Juga: Harga Karet di Sumsel Kian Merosot, Ekonomi Makin Sulit
Mereka diringkus ke Kantor Kepolisian Sektor Ilir Barat 1 beserta diduga barang bukti sejumlah senjata tajam jenis golok dan 12 unit motor.
"Para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Polsek Ilir Barat 1. Polisi menduga aksi tawuran itu dipicu oleh saling sindir di Media Sosial Instagram, tapi masih dalam pengembangan," tandasnya [ANTARA]
Berita Terkait
-
Harga Karet di Sumsel Kian Merosot, Ekonomi Makin Sulit
-
Proliga Seri Purwokerto, Pertamina Pertamax Menang 3-0 Lawan Bank SumselBabel
-
BBM Subsidi Kerap Disalahgunakan, PBH Peradi Palembang: Harus Ada Keberanian Hadapi "Uang Besar"
-
Fajar Wiko Dan Rangga Efrizal Terpilih Ketua Dan Seketaris AJI Palembang
-
Pejabat Pemkot Palembang Hanya Diberi Uang BBM, Kendaraan Dinas Bakal Ditarik
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
BRI Group Sabet Enam Penghargaan, Bukti Transformasi dan Kinerja Solid
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi