SuaraSumsel.id - Masyarakat kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) kekinian dapat membayar tagihan air bersihnya melalui ATM BCA. Ke depan, pembayaran juga akan dikembangkan melalui e-channel BCA lainnya.
Kepala KCU BCA Lubuklinggau Royani Karundeng mengatakan fasilitas pembayaran ini diharapkan dapat meningkatkan experience nasabah dengan memperkuat kapasitas digitalisasi dalam pembayaran tagihan Perumda Air Minum Tirta Bukit Sulap kota Lubuklinggau.
"BCA senantiasa menjadi bagian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui dukungan pendanaan, pembiayaan serta jasa keuangan digital untuk memacu kegiatan usaha di sektor-sektor strategis,’’ ujar Royani.
BCA juga telah bekerja sama dengan PDAM di berbagai wilayah seperti Bogor, Bandung, Purwakarta, Cianjur, Tarakan, Pontianak, Palembang, Belitung, Sukabumi, Jayapura, dan lainnya, untuk memudahkan masyarakat membayar tagihan air melalui ATM maupun e-channel BCA.
Untuk tahap awal, masyarakat kota Lubuklinggau dapat melakukan pembayaran tagihan PDAM melalui ATM BCA dengan cara pilih menu Transaksi Lainnya, pilih Pembayaran, pilih PAM, masukkan kode PAM, masukkan Nomor Bayar, lakukan konfirmasi pembayaran, dan transaksi selesai.
‘‘BCA senantiasa memperhatikan kebutuhan nasabah, termasuk memberikan kemudahan dalam pembayaran tagihan air. Telah menjadi tanggung jawab kami untuk menghadirkan solusi yang memberikan kemudahan kepada nasabah dalam memenuhi kebutuhan dengan one-stop-solution. Kami berharap, adanya kolaborasi ini dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam membayar tagihan PDAM,” tutup Royani.
Seremoni kerja sama BCA dengan Perumda Air Minum Tirta Bukit Sulap dilakukan pada Selasa (10/01).
Hadir dalam seremoni juga Kepala Operasional BCA Cabang Lubuklinggau Nur Hidayat dan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bukit Sulap kota Lubuklinggau Hadi Purwanto.
Baca Juga: Buntut Pengeroyokan UKMK UIN Raden Fatah Palembang, 3 Mahasiswa Tersangka
Berita Terkait
-
Buntut Pengeroyokan UKMK UIN Raden Fatah Palembang, 3 Mahasiswa Tersangka
-
Terungkap, Ini Penyebab Gedung Polsri Palembang Terbakar Pagi Hari
-
Heboh Vonis Super Ringan, Kajari dan Kasipidum Lahat Dicopot
-
Tuntut Pemerkosa Anak Hanya 7 Bulan, Jaksa Dan Kajari Lahat Dicopot
-
Gedung Polsri Palembang Terbakar, Mahasiswa Berlari Kocar Kacir
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap