SuaraSumsel.id - Salah satu gedung yang berada di kawasan kampus Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) terbakar. Kuat dugaan sumber api bersumber dari dua bocah yang tak sengaja membakar matras yang tersimpan di dalam gedung.
Hal itu diketahui pertama kali oleh mahasiswa yang melihat terbakarnya gedung baru itu yang rencananya difungsikan sebagai gedung riset center. Mengetahui ada dua bocah tidak dikenal berusia sekitar 10 tahun berlari keluar dari gedung.
“Setelah dikejar mahasiswa tersebut, berhasil tertangkap satu. Dan setelah diamankan ternyata kedua bocah tersebut tengah bermain korek dan tak sengaja membakar matras panjat tebing yang disimpan di dalam gedung,” ujar Humas Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang Edi Aswan.
Gedung yang terbakar itu belum aktif difungsikan, sebab hingga kini gedung tersebut masih dalam proses pembangunan.
Menurutnya kobaran api itu berlangsung hampir 30 menit lebih. Dalam insiden tersebut si jago merah berhasil menghanguskan ruangan lantai dua gedung riset tersebut.
“Kami sempat menggunakan APAR namun karena terlalu besar, jadi kami langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran,” imbuhnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Selasa (10/1/2022).
Butuh empat mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah yang sempat membesar bahkan mengeluarkan asap hitam dari sela-sela jendela.
“Sehingga dari peristiwa ini beruntung tidak menimbulkan korban luka ataupun korban jiwa,” ucapnya.
Terlihat sebagian gedung tersebut terbakar, namun tak menimbulkan dampak signifikan karena gedung tersebut masih dalam keadaan kosong.
Baca Juga: Tokoh Taman Siswa Sumsel Ki H Bakhtiar Tutup Usia
“Gedung ini masih kosong, listrik pun belum ada, karena memang gedung masih proses pembangunan sehingga api cukup cepat dikendalikan,” terang Edy.
Saat ini aktifitas Kampus Poltek Unsri telah berjalan normal meski gedung yang terbakar pun terlihat telah terpasang garis polisi.
Tag
Berita Terkait
-
Tuntut Pemerkosa Anak Hanya 7 Bulan, Jaksa Dan Kajari Lahat Dicopot
-
Gedung Polsri Palembang Terbakar, Mahasiswa Berlari Kocar Kacir
-
Tokoh Taman Siswa Sumsel Ki H Bakhtiar Tutup Usia
-
Masa Jabatan Tersisa 7 Bulan, Pelantikan Wakil Bupati Muara Enim Ditolak Warga
-
Sindikat Pengoplos Solar Ilegal di Sumsel Terbongkar, Pemilik Gudang Kabur
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video