SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mengambil alih pengelolaan Pasar Tradisional 16 Ilir setelah berakhir masa kontrak oleh pihak ketiga sejak 2013 atau masa kontrak 25 tahun.
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda di Palembang, Selasa, mengatakan Pasar 16 Ilir bertingkat empat itu masih dikelola pihak ketiga sehingga pemkot belum melakukan pengkajian secara akademis.
"Sebenarnya berdasarkan kajian Universitas Sriwijaya Palembang, Pemkot Palembang harus menghentikan kontrak dengan pihak ketiga itu agar pasar tradisional itu dibangun menjadi pasar modern dan pengelolaannya dilakukan secara profesional," katanya.
Pemkot Palembang kemungkinan mengakhiri kerja sama pengelolaan dengan pihak ketiga itu, baru melakukan pengelolaan sepenuhnya.
Kerusakan gedung tersebut meliputi plafon atau langit-langit yang jebol, cat pada tembok gedung telah memudar dan mengelupas.
Gedung Pasar 16 Ilir Palembang yang berada di bantaran Sungai Musi atau tidak jauh dari Jembatan Ampera ini kondisinya sangat memprihatinkan sejak bertahun-tahun lalu. Dari sisi jalan, terlihat Gedung Pasar 16 Ilir itu telah terjadi beberapa kerusakan.
Lantai di beberapa tempat yang telah retak dan hancur, serta beberapa kabel listrik putus sehingga menjadi berantakan di sisi langit-langit gedung.
Kios atau lapak berjualan di lantai dua dan lantai tiga sebagian besar kosong, sehingga membuat kondisi kios tersebut tidak terawat.
Melansir ANTARA, pasar tradisional 16 Ilir ada sejak 1821 atau sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam hingga kini menjadi salah satu pusat perdagangan rakyat antarkabupaten di Sumsel, dan pasar tradisional terbesar di daerah itu.
Baca Juga: 4 Fakta Prostitusi Online Terbongkar di Hotel Ternama di Palembang: Pengusaha Hotel Ditangkap
Berita Terkait
-
4 Fakta Prostitusi Online Terbongkar di Hotel Ternama di Palembang: Pengusaha Hotel Ditangkap
-
Fakta Baru Kasus Penganiayaan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang: Bakal Ada Tersangka
-
Didemo Buruh Menolak UMP Sumsel Naik Rp27 Ribu, Wagub Mawardi Yahya Hanya Bisa Janji Ini
-
Sumsel Sepekan: Puluhan Pelajar Keracunan di Prabumulih, Anggota TNI AD Terduga Penimbun BBM Ilegal
-
Puluhan Pelajar SMP Negeri di Prabumulih Sumsel Keracunan, Begini Kondisi Terkini
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Modus 'Orang Dalam' PT Pusri Terbongkar: 127 Korban Kena Tipu, Uang Ratusan Ribu Raib
-
7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
-
Setelah Kebakaran Saat Ibadah, Gereja Maranatha Palembang Sisakan Kerusakan, Ini Kondisinya Kini
-
Harga Emas Hari Ini di Palembang Rp15 Juta per Suku, Warga Mulai Beli Saat Stabil
-
Promo Kacau di Matahari IP Palembang, Karyawan Curhat: Gaji Terakhir untuk Ganti Barang