SuaraSumsel.id - Kegiatan ekstrakulikuler (ekstra) Pramuka yang direncanakan akan digelar sampai akhir pekan ini terpaksa ditiadakan. Hal ini karena puluhan pelajar di SMP di Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami keracunan usai menyantap nasi sayur nangka.
Sebanyak 24 siswa yang mengalami gejala keracunan seperti muntah, mual, hingga pusing berkepanjangan setelah menyantap nasi dengan sayur nangka yang diduga sudah basi.
Informasi dihimpun peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/11/2022) sekira pukul 19.30 wib. Para siswa yang mengalami sakit langsung dibawa ke rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, Hesti Widyaningsih mengungkapkan jika pihaknya sudah menguji sampel makanan yang diduga penyebab keracunan.
"Sampel makanan sudah dites di balai kesehatan, kita masih tunggu penyebabnya," ujarnya dihubungi Suara.com, Minggu (20/11/2022).
Dikatakan dia, kuat dugaan makanan nasi sayur nangka yang menyebabkan keracunan tersebut. Meski demikian, kepastian tersebut masih harus diperkuat dengan hasil laboratorium.
Kekinian, jumlah siswa yang mengalami kondisi kesehatan berat hingga masih dirawat berjumlah 11 orang. Belasan pelajar lainnya sudah mulai membaik namun masih membutuhkan pengawasan kesehatannya.
"Sekarang masih 11 yang dirawat, belasan lain sudah mulai membaik dan sudah kembali ke rumah," sambung Hesti.
Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.
Baca Juga: Siswi SD di Sumsel Dianiaya Saat di Sekolah, Disdik OKU Tempuh Langkah Ini
Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi Slk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Bobby Eltarik membenarkan kejadian tersebut.
Pihak kepolisian pun sudah meminta keterangan dari pihak sekolah.
"Kegiatannya sudah ditiadakan, setelah kita melakukan pemeriksaan pada pihak ekskul pramuka di SMP 12 Prabumulih," ujarnya.
Berita Terkait
-
Siswi SD di Sumsel Dianiaya Saat di Sekolah, Disdik OKU Tempuh Langkah Ini
-
Meski Kota Metropolitan, Palembang Pertahankan 3.409 Hektar Luasan Sawah
-
Siswi SD di OKU Sumsel Ditendang Sampai Diinjak Saat di Sekolah, Publik Ramai Mengecam
-
Tenggelam Dua Hari di Sungai Lematang Sumsel, Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas
-
Warga Peninjauan OKU Berhamburan Keluar Rumah saat Puting Beliung Menghantam
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Niat Tolong Pria Minta Tumpangan, Pemuda Palembang Dibacok dan Ditusuk Begal
-
Koalisi Anti Mafia Tanah Sumsel Kecam Penetapan 4 Petani Muba sebagai Tersangka
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Festival Kuliner hingga Digital Expo Siap Ramaikan BKB, LRT Palembang Cuma Rp43
-
Kampung Perigi, Kampung Tua di Palembang yang Menjaga Tradisi Kopi dan Roti Ratusan Tahun