SuaraSumsel.id - Sebanyak 73 unit rumah warga di Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, rusak akibat diterjang angin puting beliung.
Manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Gunalfi mengatakan intensitas curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat (18/11/2022) pukul 17.30 WIB hingga malam hari tersebut memicu terjadinya bencana alam puting beliung.
Puluhan rumah warga yang terdampak bencana alam ini berada di Desa Peninjauan dan Desa Saung Naga, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU.
Rata-rata kerusakan pada rumah-rumah warga itu di bagian atap, dinding dan plafon rumah yang rusak ditiup angin kencang.
Bahkan, kata dia, terdapat 16 unit warga di Desa Peninjauan rusak berat dengan kondisi tidak layak ditempati karena bagian atap dan plafon ambruk ke tanah.
Selain rumah warga, angin puting beliung juga merusak sejumlah fasilitas umum di daerah itu seperti lapang futsal, atap gedung sekolah, tiang dan kabel listrik PLN terputus akibat pohon tumbang.
"Beruntung tidak ada korban jiwa karena ketika terjadi bencana warga langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri," katanya.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana alam akses perlintasan antar kecamatan sempat tertutup akibat adanya pohon tumbang yang melintang di jalan raya.
"Hingga siang tadi petugas kami dibantu masyarakat masih membersihkan puing-puing reruntuhan rumah dan memotong pohon yang melintang di jalan agar aktifitas warga kembali lancar," ujarnya.
Baca Juga: Viral Aksi Rampok Minimarket di Km 13 Banyuasin Sumsel, Polisi Ungkap Fakta Ini
BPBD OKU juga saat ini masih menyiagakan personel di dua desa tersebut lengkap dengan peralatan penanggulangan bencana untuk mengantisipasi bencana susulan.
"Untuk kondisi terkini bisa dikatakan sudah normal. Namun, masyarakat kami minta tetap waspada menghadapi kemungkinan bencana susulan agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Viral Aksi Rampok Minimarket di Km 13 Banyuasin Sumsel, Polisi Ungkap Fakta Ini
-
Dosen Pertanian Unsri: Sumsel Perlu Galakkan Budidaya Tanaman Terapung
-
Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Program BKSS, Ajak Ratusan UMKM Sumsel 'Naik Kelas'
-
Sempat Bermain Basket di Palembang, Ini Mimpi Sandiaga Uno Untuk Kota Palembang
-
Cetak Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu, Pelaku di Palembang Belikan HP Dan Kebutuhan Sehari Hari
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?
-
Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Hadirkan Layanan Pembayaran yang Lebih Terintegrasi