SuaraSumsel.id - Sebanyak 3.067 orang pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional guru di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, lulus tahap seleksi administrasi.
Pelamar guru PPPK di Pemkot Palembang yang lulus administrasi akan diumumkan pada 17 November 2022.
"Tahapan seleksi administrasi PPPK ini telah selesai berdasarkan Surat Badan Kepegawaian Negara nomor:36095 B -KS.04.01/SD/K/2022 menetapkan PPPK jabatan fungsional Guru tahun 2022 dinyatakan lulus sebanyak 3.067 orang pelamar," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang Riza Pahlevi, Sabtu (19/11/2022).
Sebanyak 3.067 orang pegawai PPPK jabatan fungsional guru tahun 2022 (P2, P3, dan P4) yang dinyatakan lulus administrasi atau memenuhi syarat (MS).
Rinciannya P2 sebanyak 14 pelamar, P3 sebanyak 1.177 pelamar, P4 sebanyak 1.876 pelamar, sedangkan P1 itu sisanya langsung diurus oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI.
Sedangkan yang dinyatakan tidak lulus administrasi atau tidak memenuhi syarat sebanyak 25 orang.
Dia mengatakan usai seleksi administrasi, ada tahapan masa sanggah untuk peserta yang tidak lulus bisa mengajukan banding dengan tenggat waktu selama tiga hari yakni mulai tanggal 18-20 November 2022.
"Jika pelamar merasa alasan ketidaklulusannya tidak sesuai maka dapat mengajukan sanggahan melalui akun peserta masing-masing selama tanggal yang ditetapkan," ujarnya
Pihaknya akan melakukan verifikasi ulang dokumen pelamar jika ditemukan adanya kesalahan yang dilakukan penyelenggara maka pelamar yang tidak lulus yang mengajukan sanggahan dapat dinyatakan lulus.
Baca Juga: Bos Judi Togel di Palembang Diringkus, Polisi Sita Uang Rp 35 Juta
"Kami memverifikasi ulang dokumen peserta tersebut, untuk hasil dari masa sanggah tersebut akan diumumkan pada tanggal 26 November 2022," jelasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bos Judi Togel di Palembang Diringkus, Polisi Sita Uang Rp 35 Juta
-
Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Program BKSS, Ajak Ratusan UMKM Sumsel 'Naik Kelas'
-
Sempat Bermain Basket di Palembang, Ini Mimpi Sandiaga Uno Untuk Kota Palembang
-
Ribuan Pengemudi Ojek Online di Palembang Menjadi Calon Penerima Kompensasi Kenaikan BBM
-
Cetak Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu, Pelaku di Palembang Belikan HP Dan Kebutuhan Sehari Hari
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap