Gadis manis nan suka menulis cerita-cerita hidupnya ini pun berterima kasih pada sang ayah, yang memberikan perspektif bidang lain yang kini terus berkembang, ilmu digital.
“Mungkin bidang telekomunikasi yang menjadi jalan hidup Nana. Sekarang Nana senang mempelajarinya, dengan restu ayah yang bikin bahagia. Semoga ini cara meng-amin-kan keinginan ayah,” pinta Nana.
Nana sendiri baru mengetahui jika ia lolos pendaftaran administrasi beasiswa pada bulan Agustus. Pada saat itu, terdapat 11 orang yang terjaring di seleksi lanjutan. Dari belasan yang dinyatakan lolos itu, empat orang dinyatakan sebagai penerima beasiswa tahun ini.
“Beasiswa Gojek ini sudah menentukan kampusnya, kita tinggal pilih program studi sebelum ikut tes bersama. Tahun ini, empat anak dinyatakan lolos, termasuk Alif dan Nana,” terang Nana.
Dalam memenuhi biaya sekolah, Gojek memberikan uang pembayaran SPP secara berkala kepada penerima bea siswa. Uang tersebut kemudian disetorkan penerima beasiswa ke kampus. “Ditransfer saat pengurusan pembayaran SPP tiap semester. Jika Nana menerima Rp7-8 juta per semester. Jika Alif, kemungkinan di bawah Nana,” ujar Nana.
Alif dan Nana pun bertekad menyelesaikan perkuliahan mereka sekaligus mimpi orang tua dengan hasil yang membanggakan.
Fokus Gojek Dorong Taraf Hidup Mitra Dan Keluarga
Program Beasiswa Gojek ini konsisten diadakan setiap tahun yang menjadi program Gojek Swadaya berfokus mendorong peningkatan taraf hidup mitra driver dan keluarga.
Head of Indonesia Regions Gojek, Gede Manggala mengatakan program ini bertujuan memberikan kesempatan luas pada anak mitra driver di delapan kota. “Sampai saat ini, sudah ada 45 anak mitra driver berprestasi yang menerima beasiswa yang sepenuhnya ditanggung oleh Gojek, dari awal masuk hingga lulus atau selama 3 tahun ajaran,” ujar Gede saat recemoni pemberian simbolik program beasiswa di Palembang, Sumsel (12/10/2022).
Baca Juga: Heboh Kepala Samsat III Palembang Larang Wajib Pajak Setor ke Bank Sumsel Babel, Akhirnya Minta Maaf
Gojek bekerjasama dengan Politeknik sebagai lembaga pendidikan yang menyediakan ilmu pengetahuan berorientasi pada praktik kerja dan membuka kesempatan bagi lulusan segera terserap sebagai tenaga kerja tepat guna.
Terdapat delapan politeknik negeri unggulan yang bekerja sama dengan Beasiswa Gojek yaitu Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.
“Semoga talenta-talenta muda terserap lapangan kerja ini, juga menjadi upaya mendukung percepatan pemulihan kondisi saat ini,” harap Gede.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Akhir Tahun 2022, PAD Palembang Baru Rp895 Miliar
-
Bantu UMKM, Tiga Platform Gojek Kolaborasi di KomD 2022
-
Heboh Kepala Samsat III Palembang Larang Wajib Pajak Setor ke Bank Sumsel Babel, Akhirnya Minta Maaf
-
Deretan Daerah Sudah Ada Sinyal 5G: Palembang Baru Provider XL Axiata
-
Polda Sumsel Bagikan Nomor Layanan Baru, Warganet Ingatkan Kasus Lama Belum Terungkap
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB
-
Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?
-
Beras 5 Kg Mulai Langka di Sumsel, Harga 10 Kg Tembus Rp156 Ribu, Ada Apa?