SuaraSumsel.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyoalkan mengenai koneksi jaringan internet yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Dia mengharapkan lebih ditingkatkan sehingga kebutuhan masyarakat bisa terlayani optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhadjir Effendi, seusai melakukan peninjauan langsung ke Mal Pelayanan Publik di kawasan Jakabaring, Palembang, bersama Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah N, pada Kamis.
“Sebab dalam tinjauan ini ditemukan kalau koneksi jaringan internet di sini lemot (lemah, red). Saat masyarakat mengakses pelayanan koneksinya tampak muter-muter saja dari tadi, jadi saya minta perlu adanya peningkatan,” kata Muhadjir.
Muhadjir menyebutkan, permintaan itu ditujukannya secara khusus kepada Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, yang diharapkan bisa segera merespons temuannya di lapangan itu.
“Saya mohon pak Menteri Investasi, Bahlil, permintaan ini diperhatikan dan bisa lebih cepat (ditindaklanjuti, red),” imbuhnya.
Muhadjir menilai, koneksi internet salah satu fasilitas yang sangat sentral untuk dimiliki MPP Palembang untuk menunjang optimalisasi pelayanan publik.
MPP Palembang yang diresmikan 27 November 2020 itu merupakan yang terbesar di Indonesia, dengan luas 12.000 meter persegi dan setidaknya memiliki sebanyak 28 unit instansi layanan, dengan turunan sebanyak 373 jenis pelayanan publik.
Pelayanan itu di antaranya terdiri dari, pengurusan perpanjangan SIM, administrasi kependudukan, kejaksaan, izin usaha, pembuatan paspor, pengaduan kepolisian hingga balai nikah yang membutuhkan akses internet memadai.
Baca Juga: Cuaca Sumsel: Palembang Diguyur Hujan Ringan Sampai Malam Hari
“Jadi jangan sampai lemot lagi, itu penilaian saya. Karena secara keseluruhan sudah bagus. Dianggap MPP Palembang menjadi salah satu contoh gerakan revolusi mental birokrasi melayani di Indonesia,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gagal Ginjal Akut Pada Anak Meningkat, Menko PMK: Harus Ditangani Serius
-
Apotik di Palembang Masih Jual Parasetamol Sirup: Belum Terima Surat Edaran Resmi Larangan
-
Instruksikan Anggota Naik Sepeda Motor ke Kantor, Kapolres Palembang: Saya Juga Pakai Motor
-
Aksi Curi Kotak Amal di Palembang Terekam CCTV Viral: Terlatih, Berkali-Kali Congkel Jendela
-
Cuaca Sumsel: Palembang Diguyur Hujan Ringan Sampai Malam Hari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang