SuaraSumsel.id - Aksi perampokan yang disertai pembunuhan kepala dusun (kadus) dan istri di Desa Nunggal Sari, Pulau Rimau Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil dibongkar.
Keempat perampok kejam Yuda (43), Kailani (49), RA (16), dan Muhamad Renaldi (39) yang ditangkap di lokasi berbeda.
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafi’i melalui Kasat Reskrim AKP Harry Dinar mengatakan, penangkapan perampok berawal saat tim gabungan mendapatkan informasi jika pelaku akan melintasi perairan Banyuasin, Sungai Kelapa, Desa Kuala Puntian, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.
Petugas berpapasan dengan speed boat yang ditumpangi tersangka Yuda dan Kailani. Saat itu, petugas menghentikan laju speed boat itu dan meminta agar menepi ke daratan.
“Tapi saat menepi keduanya mencoba melarikan diri, tindakan tegas pun dilakukan dengan melumpuhkan keduanya dengan tembakan di kaki,” terang kasat.
Saat interogasi, pelaku mengakui terlibat dalam aksi perampokan dan pembunuhan keji tersebut. Mereka lalu diamankan ke Polres Banyuasin guna pemeriksaan lebih lanjut.
Tak sampai di situ, petugas langsung melakukan pengembangan. Kemudian menangkap pelaku RA. Selain keempatnya, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya gelang emas dan handphone milik korban, puluhan slot rokok yang dicuri dari toko, uang tunai, serta sejumlah barang lainnya dengan total nilai kerugian korban mencapai Rp383 juta.
Berita Terkait
-
Sosok Kapolda Sumsel Irjen Toni Harmanto, Ditunjuk Kapolri Isi Jabatan Kapolda Jatim
-
Irjen Toni Harmanto Ditunjuk Kapolri Sebagai Kapolda Jatim
-
Kebijakan Seragam Baru Berupa Pakaian Adat, Gubernur Sumsel: Masih Dikaji, Belum Diterapkan
-
Sampah Menupuk di Pinggir Jalan, Ratusan TPS Liar Ditemukan di Palembang
-
Geger! Warga Temukan Tengkorak Manusia di Sako Palembang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung