SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan (KPU Sumsel) bersiap melakukan pemutakhiran data pemilih sebanyak 5 juta jiwa menjelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Sesuai tahapannya pemutakhiran data itu berlangsung mulai 14 Oktober 2022 hingga 21 Juni 2023, sekaligus penyusunan daftar pemilih tetap (DPT), kata anggota KPU Sumsel Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Hendri Almawijaya, di Palembang, Kamis.
Menurut Hendri, pemutakhiran itu dilakukan dengan memadukan data pemilih yang dihimpun KPU Sumsel dengan data dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil daerah setempat.
Sehingga dari situ, jumlah pemilih Pemilu 2024 masih bisa bertambah ataupun berkurang dari sebanyak 5 juta jiwa yang merupakan jumlah pemilih pada masa pelaksanaan pemilu periode terakhir.
“Kami punya aplikasi berbasis internet yang khusus untuk pemaduan data itu sehingga hasilnya bisa presisi,” kata dia, dari pemanfaatan aplikasi itu juga diharapkan tidak ada lagi orang yang telah meninggal dunia masih tercatat dalam daftar pemilih tetap.
Baca juga: KPU Sumsel imbau masyarakat terlibat dalam tahapan pemilu
Maka melalui pemutakhiran data itu diharapkan pada Pemilu Serentak 2024 pemilihan Presiden, Anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota lalu dilanjutkan pemilihan kepala daerah, semua masyarakat di Sumsel bisa menggunakan hak suaranya dengan baik.
Selain menyiapkan kegiatan pemutakhiran data pemilih, KPU Sumsel mendorong masyarakat daerah setempat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam proses verifikasi keanggotaan partai politik jelang pemilihan umum 2024.
Pelaksanaan verifikasi itu dapat dilakukan masyarakat dengan cara mengecekkan nomor induk kependudukan (NIK) masing-masing ke situs internet Infopemilu.kpu.go.id.
Baca Juga: Serangan Beruang Ke Pemukiman Warga di Pagar Alam Sumsel Disebut BKSDA Karena Musim Durian
“Dari ini supaya masyarakat bisa mengetahui secara pasti, apakah dirinya tergabung sebagai anggota partai politik atau tidak. Kalau hasilnya tergabung tapi sebenarnya, tidak, yang bersangkutan bisa melaporkan ke Helpdesk Pemilu untuk diperbaiki datanya,” kata dia.
Dia menyebutkan, masyarakat diharapkan untuk bisa melaksanakan verifikasi keanggotaan partai politik itu sampai tahapan tersebut di tutup yakni pada 13 Desember 2022.
Inisiasi tersebut dilakukan sebagai upaya mendorong adanya partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan pemilu 2024 sukses, yang orientasinya tidak sebatas berfokus pada kuantitas pemilihnya saja tapi .juga menjadi lebih berkualitas, demikian kata Hendri.
Tag
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Palembang Memukul Wanita di SPBU Segera Jalani Sidang
-
Semburan Air Lumpur Bercampur Gas Tinggalkan Lubang Besar, SKK Migas Lakukan Observasi
-
Serangan Beruang Ke Pemukiman Warga di Pagar Alam Sumsel Disebut BKSDA Karena Musim Durian
-
Pilu! Sepekan Dua Bayi di Sumsel "Dibuang" Orang Tua Karena Desakan Ekonomi
-
Palembang Bakal Tambah 20.000 Titik Pemasangan Lampu Jalan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi