SuaraSumsel.id - Kepala Satgas Monitoring KPK Tri Gamarefa menyebutkan bahwa berdasarkan hasil Survei Penilaian Intergritas (SPI) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indeks SPI tahun 2021 Kota Palembang yaitu 70,54 persen dan Provinsi Sumsel yaitu 68,9 persen.
Hal tersebut disampaikan Tri Gamarefa dalam kegiatan Roadshow Bus KPK Menjelajah Negeri pada Kamis, (8/9/22) kemarin.
“Hasil dari indeks SPI tahun 2021 untuk kota Palembang dan Sumsel itu termasuk dalam kategori rawan terjadinya korupsi. Sehingga di sinilah kita hadir untuk melakukan kegiatan pencegahan di tubuh pemerintah daerah dan sosialisasi anti korupsi,” kata Tri.
Tri juga menjelaskan jika Indeks SPI dari 0-100 dengan persentase antara 0 – 67,9 persen maka dikategorikan sangat rawan, 68 – 73,6 persen dikategorikan rawan, 73,7 – 77,4 kategori waspada, 77,5 – 100 persen kategori terjaga.
“Dengan persentase itu, semakin menuju 100 persen maka semakin baik pula. Jika masih banyak potensi yang timbul atau cela korupsi di tubuh pemda maka itu menjadi tugas pemda, KPK hanya mentriger. Semua kembali lagi pada kemauan pemda apakah benar-benar mau berbenah atau hanya sekedar memenuhi nilai-nilai saja,” tegasnya.
Dalam melakukan SPI, Tri menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga koresponden yang bisa mengisi survei tersebut.
“Ketiganya itu ada dari internal yaitu dari pemerintahan, kemudian eksternal yaitu dari masyarakat serta yang terakhir yaitu dari rekan-rekan media. Dan ketiga responden ini kami berharap dapat membantu KPK untuk meminimalisir tingkat korupsi di Indonesia melalui SPI,” jelasnya.
Oleh sebab itu, Tri Gamarefa mengatakan bahwa dengan adanya Bus KPK Roadshow ini KPK ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat tahu kegiatan KPK apa saja, mereka bisa memahami tugas dan porsi KPK apa saja. Kita berharap masyarakat lebih dekat dan lebih tahu apa saja yang dilakukan KPK di bidang pencegahan dan pendidikan anti korupsi,” tutupnya.
Baca Juga: 'Demam' Ferdy Sambo, Orangtua di Sumsel Ini Beri Anaknya Nama Perdi Sambo
Kontributor: Siti Umnah
Tag
Berita Terkait
-
Buronan Bupati Ricky Ham Pagawak Kantongi Rp 24,5 Miliar dari Tiga Tersangka Kerjakan Proyek di Kab Mamberamo Tengah
-
Kabar Duka: Jurnalis, Budayawan, Sekaligus Seniman Teater Potlot Connie Sema Tutup Usia
-
DPR Sudah Nunggu, Jokowi Jangan Lelet Kirim Surpres untuk Cari Pengganti Lili Pintauli di KPK
-
KPK Minta Rektor Unila Karomani Terus Terang Bila Ada Keterlibatan Pihak Lain
-
Upaya KPK Cegah Korupsi di Badan Usaha Milik Daerah Dapat Dukungan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?