SuaraSumsel.id - Warga Desa Penago 2 dan Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu menemukan ribuan ikan mati di aliran sungai air Penago sejak Sabtu (30/07).
Warga menduga banyaknya ikan mati di aliran sungai ini karena limbah pabrik pengolahan sawit milik PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) II yang terletak di Desa Air Teras Kecamatan Talo, tepatnya berada di hulu Sungai Penago tersebut.
Kades Rawa Indah Arpandi mengatakan, aliran sungai tersebut tampak kotor dan menimbulkan aroma busuk sehingga menyebabkan ribuan ikan di aliran sungai itu mati.
"Sejak Sabtu bau air sungai Penago busuk dan ada ribuan ikan mati. Aliran sungai Penago ini dari Air Teras," kata Arpandi saat dikonfirmasi Minggu (31/07).
Melansir ANTARA, Kades Penago II, Andan Supriadi menyampaikan, banyaknya ikan mati itu diketahui oleh warga yang mencari ikan pada malam hari. Warga menemukan ikan mati dan sudah mulai membusuk.
"Ada warga yang mencari ikan tadi malam melihat banyak ikan mati. Informasi dari warga, diduga karena limbah pabrik jebol," jelasnya.
Namun, Adnan belum dapat memastikan mengenai informasi jebolnya tanggul limbah pabrik CPO PT BSL tersebut. Hanya saja, dia menyebutkan, hulu sungai itu memang dari arah Desa Air Teras, yang merupakan lokasi pabrik CPO kelapa sawit.
Berita Terkait
-
Perayaan Festival Tabut 2022 Dibuka Dengan Ritual Pamit Raja Agung
-
Duh! Hutan Produksi di Mukomuko Bengkulu Diperjualbelikan
-
KPU Coret 193 Pemilih dari Daftar Pemilih Berkelanjutan
-
Bank BJB Tandatangani PKS Penyertaan Modal KUB ke Bank Bengkulu
-
Kasus Korupsi Replanting Tanaman Sawit, Kejati Sita Uang Rp13 Miliar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?