SuaraSumsel.id - Peristiwa mengenaskan dialami seorang pria di Banyuasin Sumatera Selatan. Bermula dari gelap mata melihat kekasih dan ayuknya bercumbu padahal sejenis, maka dia pun kalut.
Pelaku tersebut adalah Bobi Harmoko (27) masih adik kandung dari korban Hendri Rangkuti Ria Sari, sementara Meilani ialah pacarnya. Bobi dengan sadis menghantamkan senjata tumpul berupa besi panjang shock kunci roda truk ke arah kepala kedua korban, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.
Bobi emosi memergoki ayuk kandungnya Hendri Rangkuti sedang bercumbu mesra dengan kekasihnya di dalam kamar korban pada Minggu (24/7/2022). “Saya kesal lihat dia (ayuk) dan pacar saya sedang ciuman, mereka melakukan hubungan sejenis (lesbian –red),” ucapnya.
Setelah menghabisi nyawa dua wanita tersebut, Bobi kalut dan mencoba bunuh diri dengan memakan racun nyamuk.
“Aku baru sadar kalau keduanya mati dan aku coba bunuh diri makan obat nyamuk bakar sebanyak sekeping,” ungkap Bobi yang terus muntah-muntah saat menjalani pemeriksaan.
Pengakuan Boby saat memergoki sempat menegur kedua korban namun keduanya memilih menjauh. “Mereka kabur, pas pulang jam sebelas malam aku tanya dari mana, mereka jawab bukan urusan saya. Sehabis itu kami ribut dan mereka masuk kamar langsung saya hantam pakaian besi,” ucapnya.
Ia mengaku besi untuk memukul tersebut berasal dari rak sepatu dan dengan gelap mata memukul ayuknya pada bagian kepala hingga tiga kali dan pacar yang melihat kemudian berteriak. Pelaku pun menghajar kekasih hatinya tersebut sebanyak lima kali ke arah kepalanya.
“Ayuk itu aku pukul tiga kali, dan pacar saya lima kali, habis itu mereka kejang-kejang setelah dua jam akhirnya meninggal dunia,” ucapnya.
Peristiwa tragis terjadi di Banyuasin, Sumatera Selatan. Dua perempuan yang merupakan tante dan keponakan tewas di tangan satu pria yang tidak lain, kekasihnya.
Baca Juga: Marah Melihat Kekasih Dan Ayuk Bercumbu Padahal Sejenis, Pria di Sumsel Habisi Nyawa Keduanya
Dua korban tersebut bernama Hendri Rangkuti Ria Sari (34) dan Meilani (22). Jasad keduanya ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar di Perumahan Dreamland 2, Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (25/7/2022) pagi.
Diberitakan sebelumnya, kekinian jenazah kedua korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang guna dilakukan pemeriksaan dan visum.
Umar Toni (34), kakak dari korban Hendri mengaku antara kedua korban dengan pelaku masih memiliki hubungan darah.
“Hendri itu ayuk anak ketiga dan Mei itu ponakan, sementara pelaku itu anak keenam,” katanya.
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, ia mengaku baru mendapatkan kabar bahwa ayuk dan ponakan tewas mengenaskan dihantam dengan senjata tumpul. “Baru tadi pagi dapat kabar, kalau kapan korban itu meninggal dunia saya belum tahu,” ucapnya.
Pelaku yang merupakan sopir truk batubara ini masih menjalani pemeriksaan di tim Riksa Unit 2 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.
Berita Terkait
-
Marah Melihat Kekasih Dan Ayuk Bercumbu Padahal Sejenis, Pria di Sumsel Habisi Nyawa Keduanya
-
Tragis! Dua Perempuan, Tante Dan Keponakan di Sumsel Tewas di Tangan Kekasih
-
Asa Petani Sawit Sumsel: Saat Harga TBS Anjlok Tapi Biaya Produksi Tetap Tinggi
-
Survei Wapres Ganjar Pranowo Pada 2024: 44,8 Persen Jika Sama Sandiaga Uno, Sama Ridwan Kamil Juga Teratas
-
Siap-Siap Wong Palembang, Tarif PDAM Tirta Musi Naik 15 Persen Per Agustus 2022
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi