SuaraSumsel.id - Petani sawit di Sumatera Selatan atau Sumsel masih mendapatkan harga jual Tandan Buah Sawit atau TBS yang masih anjlok. Di tengah harga yang masih anjlok tersebut, biaya produksi kebun masih tinggi.
Asa petani sawit diungkapkan petani sawit di Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan. Hengki, petani sawit di Sumsel mengungkapkan jika harga tandan buah sawit kini dijual seharga Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram. Sedikit membaik dibandingkan beberapa pekan lalu.
"Harga sawit masih murah," ujar Hengki akhir pekan ini.
Dia mengungkapkan di tengah harga sawit yang masih tinggi, ternyata biaya operasional seperti halnya pupuk dan pestisida masih mahal.
"Kami petani sawit mengalami kerugian akibat harga murah itu,” sambungHengki kepada Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Senin (25/6/2022).
“Kalau harganya tinggi, meski biaya produksi, pupuk, dan pestisida mahal, tidak apa. Tapi ini harga murah, sedangkan biaya produksi mahal, itu yang membuat kami rugi," sambung dia.
Dia pun berharap agar harga jual dapat kembali seperti sebelumnya, menyentuh harga Rp3.500 per kilogram.
“Kalau kami petani ini ‘kan jual ke Koperasi Unit Desa (KUD), jadi harganya murah. Kalau di pabrik kami tidak tahu, karena itu perusahaan. Namun kalau petani sawit mandiri seperti kami, rata-rata mengeluh karena harga TBS murah yang tidak sebanding dengan biaya produksi," pungkasnya.
Baca Juga: Sumsel Sepekan: Hakim PTUN Vonis Wali Kota Harnojoyo Lalai Antisipasi Banjir Dan 5 Berita Lainnya
Tag
Berita Terkait
-
Survei Wapres Ganjar Pranowo Pada 2024: 44,8 Persen Jika Sama Sandiaga Uno, Sama Ridwan Kamil Juga Teratas
-
Siap-Siap Wong Palembang, Tarif PDAM Tirta Musi Naik 15 Persen Per Agustus 2022
-
Sumsel Sepekan: Hakim PTUN Vonis Wali Kota Harnojoyo Lalai Antisipasi Banjir Dan 5 Berita Lainnya
-
Cuaca Sumsel Awal Pekan Ini: Berawan Dengan Potensi Hujan Sedang
-
Angkot Feeder LRT Sumsel Dinilai Belum Maksimal: Jumlah Penumpang Minim Sekali
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi