SuaraSumsel.id - Peristiwa pengeroyokan terjadi di SPBU Pahlwan di Jalan Jenderal Sudirman KM 3 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (16/6/2022) malam berujung penangkapan 10 orang. Aksi pengeroyokan ini pun kemudian terekam CCTV hingga akhirnya viral di media sosial.
Saksi yang meupakan pegawai SPBU, Afandi (26) mengungkapkan jika saat kejadian tersebut, ia tengah bertugas. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 malam. "Saat itu SPBU sudah mulai sepi, karena sudah malam dan hampir tutup. Tetiba ada dua orang yang berlari mengarah ke SPBU. Dua orang ini dikejar gerombolan orang," terang ia kepada Suara.com, Kamis (16/2/2022) pagi.
Terdapat dua korban atas peristiwa kejadian tersebut dengan jumlah pelaku mencapai belasan atau sekitar 15 orang. Saksi pun mengatakan jika kondisi korban mengalami luka dan memar di kepala dan badan. Selain itu, barang-barang milik korban juga dirampas oleh kelompok remaja tersebut.
"Luka-luka juga barang juaga diambil," ujar Afandi yang tampak khawatir menceritakan kejadian tersebut. Peristiwa itupun diakui membuat situasi di SPBU menjadi mencekam meski sudah sepi.
"Pihak korban, informasinya sudah membuat laporan ke Polrestabes Palembang," ujar ia.
Pihak kepolisian masih belum memberikan pernyataan atas peristiwa tersebut. Informasi yang beredar, pelaku pengeroyokan sudah ada yang berhasil ditangkap dan diamankan oleh pihak Jatanras Polda Sumsel.
Saat ditemui Suara.com, Kompol Agus Prihadinika Kasubdit Jatanras Polda Sumsel membenarkan terkait penangkapan pelaku pengeroyokan yang terjadi di SPBU Pahlawan Palembang.
Kompol Agus Prihadinika mengatakan bahwa 10 orang pelaku pengeroyokan dan untuk seluruh pelaku yang diamankan. Mereka masih menjalani pemeriksaan, dan rata- rata usianya masih di bawah umur 18 tahun.
Diketahui motif pelaku pengeroyokan dikarenakan perselisihan salah paham di jalan. "Untuk pelaku dan korban saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk perkembangan nanti kita akan kembangkan lebihnlanjut, Kata Kompol Agus Prihandinika.
Mengenai kondisi kerugian dan luka korban alami Kompol Agus Prihandinika mengatakan, korban kehilangan helm dan handpohe.
"Untuk keadaan korban sebdiri korban mengalami luka-luka tubuh namun bukan dari terkena senjata tajam," jelasnya.
Kontributor: Achmad Fadli
Berita Terkait
-
Nama AHY dan Prabowo Subianto Tak Muncul, Dukungan Capres 2024 Terbanyak Partai Nasdem Untuk Anies Baswedan
-
Kasus Suap Proyek Dinas PUPR Musi Banyuasin, Anak Alex Noerdin Dituntut 10 Tahun Penjara
-
SPBU di Palembang Mencekam! Dua Remaja Dikeroyok Belasan Orang, Tersungkur Berkali-kali
-
Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja Pernah Gelar Pengajian Akbar di Lubuklinggau
-
Remaja Palembang Tewas Bersimbah Darah di Tugu Tentara Pelajar, Pelaku Simpan Dendam Lama
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
PTBA Salurkan Beasiswa Ayo Sekolah untuk Dukung Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan
-
5 HP Murah untuk Atasi Kebutuhan Belajar Berbasis AI, Pilihan Aman Pelajar & Mahasiswa
-
Listrik Padam Hari Ini dan Besok, Warga Palembang Wajib Cek Jadwal Pemadaman PLN
-
7 Fakta Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
-
Kerugian Negara Melejit Rp276 Miliar di Tol Betung-Tempino, Jaksa Tantang Eksepsi Haji Halim