Gubernur Sumsel Ahmad Bastari pun menyebut pidato ideologi Sukarno itu berkat menjadi "the beginning of the biginning". Adapun seruan Sukarno pada masyarakat Palembang, mengenai manipol usdek adalah cita-cita.
"Mau menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar, mau masyarakat Indonesia yang adil dan makmur,".
Hal menarik lainnya dalam konjungan ideologi Sukarno di Palembang ini, yakni mengarungi Sungai Musi, dari Sungai Lais sampai ke Benteng Kuto Besak atau BKB.
Iring-iringannya melibatkan 400 perahu tempel, sekaligus Sukarno memastikan lokasi utama pembangunan jembatan Ampera tersebut. Semacam restu politik atas pembangunan infrastuktur raksasa pada masa itu.
Hanya berselang dua tahun, 1962, Sukarno kembali ke Palembang memastikan pemasangan tiang pancang bangunan mewah tersebut terlaksana.
"Peran Sukarno besar bagi Palembang, terutama pembangunan infrastuktur," ujar sejarawan tersebut.
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Sumsel Hari Ini, Palembang Bakal Hujan di Malam Hari
-
Menolak Dakwaan Jaksa KPK, Dodi Reza Alex Bantah Terima Fee 4 Proyek Infrastruktur di Musi Banyuasin
-
Pemkot Palembang Janji Perjuangkan Nasib Ribuan Pegawai Honorer ke Pusat
-
Asrama Haji Achmad Yani Palembang Siapkan 278 Kamar untuk Jamaah Calon Haji
-
Kualitas Air Rendah, Sungai di Sumsel Tercemar Industri Pertambangan
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Hari Anak Nasional Jadi Alarm, Kasus Ayah Rudapaksa Anak di Sumsel Terus Berulang
-
Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya