SuaraSumsel.id - Sebanyak 39 orang warga Sumsel atau Sumatera Selatan pernah menjadi anggota organisasi Negara Islam Indonesia (NII). Pendiri Negara Islam Indonesia Crisis Center Ken Setiawan pun berharap pemerintah bisa merangkul para mantan anggota NII yang telah kembali ke paham ideologi Pancasila sebagai warga negara Indonesia
“Mari bersama-sama mengkampanyekan Pancasila dengan mengamalkan isi Pancasila tersebut sehingga Sumsel aman dan damai,” kata Herman Deru.
Hal ini terungkap saat Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan peresmian "Kampung Tangguh Ideologi" di Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.
Herman Deru mengharapkan, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dengan TNI/Polri dan organisasi terkait lainnya dapat terus dipertahankan melalui pembentukan Kampung Tangguh Ideologi tersebut.
“Apresiasi kepada Kapolda Sumsel dan jajaran, TNI yang terlibat yang telah mendeteksi sedini mungkin, sehingga paham yang terlarang oleh negara dapat teratasi seperti yang dilakukan saat ini melalui Kampung Tangguh Ideologi,” kata dia.
Melansir ANTARA, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, desain besar pelaksanaan Kampung Tangguh Ideologi itu karena menciptakan sinergisitas antara empar pilar masyarakat tingkat desa, yakni Babinsa, Babinkamtibmas, penyuluh agama dan tokoh masyarakat setempat dalam hal pemahaman ideologi kenegaraan.
Setelah sinergisitas tersebut tercipta dan terbina secara baik maka, kata dia, diharapkan potensi masuknya paham radikal di OKU Timur bisa dicegah.
“Jadi empat pilar ini diperkuat dalam Kampung Tangguh Ideologi. mereka akan mencegah masuknya paham radikal, melindungi masyarakat yang rentan terpapar, mendata dan pengawasi pendatang yang masuk,” kata dia, diharapkan inisiasi pendirian kampung seperti ini bisa menyebar luas ke seluruh daerah, sehingga Indonesia menjadi negara yang tangguh ideologi.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Hari Ini, Jumat 3 Juni 2022: Hujan di Siang hingga Malam Hari
Tag
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Minta Hakim Buka Blokir Tabungan dan Deposito Alex Noerdin dan Istri
-
Prakiraan Cuaca Sumsel Hari Ini, Jumat 3 Juni 2022: Hujan di Siang hingga Malam Hari
-
Kelompok Khilafatul Muslimin Disebut Terafiliansi dengan Teroris JI dan NII
-
Rencana Program Kota Tanpa Kumuh Palembang
-
Bacakan Pledoi di Persidangan, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Menangis
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia, BRI Kobarkan Semangat Merah Putih di Asian Games 2026
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam