Tasmalinda
Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB
PHR zona 4 perkuat budaya HSSE, keselamatan kerja jadi prioritas operasi hulu migas
Baca 10 detik
  • Pertamina Hulu Rokan Zona 4 menyelenggarakan Forum HSSE Mitra Kerja di Prabumulih pada 12 Agustus 2026.
  • Acara tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi keselamatan kerja melalui diskusi panel, pengenalan konsep 3P, dan penandatanganan komitmen bersama.
  • Hasil kegiatan ini ditandai dengan pemberian penghargaan kepada sepuluh perusahaan mitra kerja dengan penilaian HSSE Plan terbaik.

SuaraSumsel.id - Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan operasi hulu migas. Upaya tersebut diwujudkan melalui Forum HSSE Mitra Kerja Zona 4 Tahun 2026 yang mengusung tema "Penguatan Komitmen Leadership dalam Penerapan HSSE Culture".

Kegiatan yang digelar di Gedung Patra Ria, Prabumulih, pada Rabu (12/8/2026) itu menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara PHR Zona 4 dan perusahaan mitra kerja dalam menciptakan operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Forum tersebut juga menjadi bagian dari implementasi salah satu pilar ONE Pertamina, yakni One Kolab, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendukung keberhasilan operasional.

Pjs. General Manager PHR Zona 4, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengatakan bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama, terutama di tengah tingginya aktivitas pengembangan yang dilakukan perusahaan.

"Secara operasi, Zona 4 adalah zona yang sangat aktif pengembangannya, tentu tidak terlepas dari peran serta Bapak-Ibu. Akan tetapi, pencapaian-pencapaian itu tidak akan ada artinya tanpa kita fokus terhadap aspek keselamatan," ujar Luthfi.

Sebagai bagian dari penguatan budaya HSSE, PHR Zona 4 juga menggelar diskusi panel yang dipandu oleh Assistant Manager Safety PHR Zona 4, Dwi Cahyono.

Diskusi tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari peran kepemimpinan dalam membangun budaya HSSE, keberanian pekerja untuk menghentikan pekerjaan ketika menemukan potensi bahaya, hingga isu kesehatan mental pekerja dan sistem keamanan pendukung.

Dalam forum tersebut, PHR Zona 4 juga kembali memperkenalkan konsep 3P (People, Process, Plant) yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan operational excellence.

Konsep tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara sumber daya manusia, proses kerja, dan peralatan operasional untuk menciptakan sistem kerja yang aman, efisien, dan andal.

Baca Juga: HUT RI ke-81, Kilang Plaju Pertamina Teguhkan Semangat Kemerdekaan dan Ketahanan Energi

Manager HSSE Operations PHR Zona 4, Irwan Gasgoro, mengajak seluruh perusahaan mitra kerja untuk menjadikan HSSE sebagai budaya yang diterapkan dalam setiap tahapan operasional.

"Kita manfaatkan forum ini untuk sharing dan reminder supaya kita sama-sama bertujuan untuk menciptakan PHR Zona 4 ini sebagai tempat yang aman untuk bekerja," katanya.

Komitmen PHR Zona 4 dalam memperkuat budaya keselamatan kerja juga mendapat apresiasi dari perusahaan mitra kerja.

Manager Rig Operation (MR) II Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), Wisnu Adi Nugroho, mengatakan bahwa penerapan aspek HSSE selama ini telah berjalan dengan baik meskipun berbagai tantangan masih dihadapi di lapangan.

"Permasalahan pasti ada, tetapi sejauh ini semuanya masih aman terkendali," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap penerapan budaya keselamatan kerja, PHR Zona 4 memberikan penghargaan kepada 10 perusahaan mitra kerja dengan penilaian HSSE Plan terbaik.

Load More