SuaraSumsel.id - Warga 8 Ilir Palembang, Sumatera Selatan dihebohkan dengan tangisan bayi laki-laki di tengah malam. Penemuan bayi di teras rumah ini kemudian dilaporkan ke polisi.
Saksi Syamsiah, istri Rumanto mengaku saat ditemukan bayi laki-laki malang tersebut ditinggalkan begitu saja di teras rumahnya beserta popok, botol susu, dan sejumlah uang.
“Tega sekali orang tua itu meninggalkan bayi ini. Bayinya sehat dan ganteng sekali, banyak orang yang mau mengasuhnya, tapi karena tidak mau terjadi kesalahan, kami lapor ke Pak RW lalu diserahkan ke polisi,” ujar Syamsiah.
Menurut pengakuan saksi, dia curiga dengan suara bayi pada malam sehingga bergegas keluar rumah. Dari pengecekan itu saksi menemukan bayi tersebut diletakkan di atas kursi di teras rumah dengan tubuh dibalut pakaian dan kain.
“Dari penemuan itu mereka langsung menghubungi petugas Babinkamtibmas kami dan langsung diproses,” imbuhnya.
Melansir ANTARA, Menurut keterangan dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang bayi laki-laki tersebut berusia diperkirakan 3 hari dan dalam keadaan sehat.
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Ilir Timur II Palembang, Sumatera Selatan, menitipkan seorang bayi laki-laki, yang diduga dibuang oleh orang tua kandungnya, ke rumah sakit (RS) untuk menjalani perawatan.
“Bayi yang ditemukan warga itu kami serahkan dan titipkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan guna perawatan intensif,” kata Kepala Polsek Ilir Timur II Palembang Kompol Fadilah Ermi di Palembang, Selasa.
Menurut Kompol Fadilah, bayi laki-laki tersebut ditemukan oleh Rumanto (55), warga Jalan Setunggal, Kelurahan 8 Ilir, pada Selasa (24/5) dini hari tadi sekitar pukul 00.00 WIB.
Baca Juga: PT BAU dan PT SBP Dilaporkan Merusak Lingkungan, Pemprov Sumsel Beri Tanggapan Ini
“Penemuan ini dari laporan warga bermula saat saksi (Rukmanto) mendengar suara tangisan bayi di depan teras rumahnya malam tadi,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
PT BAU dan PT SBP Dilaporkan Merusak Lingkungan, Pemprov Sumsel Beri Tanggapan Ini
-
Miris! Bayi Usia Tiga Hari Dibuang Orang Tuanya Malam Hari di Teras Rumah Warga
-
Gardu PLN di Jakabaring Meledak, Netizen Mengeluh Listik Padam Hingga 7 Jam
-
Cak Imin dan Anies Baswedan Berpasangan Pilpres 2024, Benarkah Jadi Pemersatu Umat?
-
Mantan Kadis dan Bendahara Dispenda OKU Ditahan, Kasus Korupsi Pajak Daerah dengan Kerugian Negara Rp 2 Miliar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?