SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menjamin pasokan sebanyak 8.000 sapi guna memenuhi kebutuhan masyarakat saat Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi mengatakan kebutuhan sapi potong di Sumsel setiap perayaan Idul Adha mencapai sekitar delapan ribu ekor.
Jumlah tersebut berdasarkan data permintaan Idul Adha yang dihimpun Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan dari 17 kabupaten dan kota pada dalam beberapa tahun terakhir.
"Kebutuhan hewan kurban khususnya sapi di Sumsel mencapai sekitar tujuh sampai delapan ribu ekor," katanya melansir ANTARA.
Dari jumlah kebutuhan hewan kurban tersebut yang sudah tersedia di antaranya, sebanyak 1.500 ekor di Kabupaten Ogan Ilir, 2.000 hingga 3.000 ekor di Ogan Komering Ulu Timur, dan sebanyak 800 ekor di Ogan Komering Ulu.
"Ketersediaan di kabupaten/kota lainnya seperti Palembang saat ini sedang dalam proses pendataan tim di lapangan untuk memastikan pasokan benar-benar aman di Idul Adha ini," kata dia didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sayuti.
Melansir ANTARA, mengatakan tim yang dikerahkan Pemprov Sumsel tersebut juga melakukan upaya meminimalisasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) seperti memberikan vitamin, penyemprotan disinfektan pada kandang.
"Akan lebih baik mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah menerima vaksin dari pemerintah pusat untuk menjamin kekebalan hewan kurban dari paparan penyakit," pungkasnya.
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Sumsel Tewas Dibunuh, Polisi Masih Selidiki Motif dan Pelaku Pembunuhan
Berita Terkait
-
Empat Kelas SD Negeri 41 Pagar Alam Terbakar Saat Libur Sekolah, Penyebabnya Karena Ini
-
Gus Miftah Tempuh Perjalanan Sungai di Banyuasin Naik Kapal Getek: Doakan Saya
-
Kronologi Sekretariat Mapala Universitas Bina Darma Palembang Diserang, Tiga Mahasiswa Terluka
-
Omset Penjualan Hewan Ternak di Pandeglang Merosot Tajam Imbas Adanya PMK
-
Kocak! Preman di Palembang Kedapatan Bawa Senjata Mainan, Beli di Toko Online
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun