SuaraSumsel.id - Bandara SMB II Palembang, Sumatera Selatan siapkan penerbangan tambahan menjelang lebaran tahun ini. Tambahan penerbangan diajukan oleh maskapai Citilink dan Lion Group.
Maskapai tersebut mengajukan tambahan penerbangan Palembang-Batam dan Palembang-Jakarta.
Manajemen Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, menyiapkan jadwal penerbangan tambahan guna melayani penumpang pada arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Hal ini dilakukan mengingat animo masyarakat cukup tinggi.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Kalau pesan sekarang reservasi sudah penuh. Harapannya maskapai dapat menambah extra flight,” kata Executive General Manager Bandara SMB II, Tommy Ariesdianto melansir ANTARA.
Rencana penambahan jadwal penerbangan itu sudah dikomunikasikan dengan pihak maskapai, dan sebagian saat ini sudah ada yang melakukannya seperti Citilink dan Lion Group.
Jumlah penumpang meningkat menjadi 5.000 orang per hari dengan 44 pergerakan pesawat sedangkan sebelumnya hanya 3.000 orang per hari.
Jumlah penumpang tersebut diperkirakan bisa mencapai 7.000 orang per hari saat puncak arus mudik Lebaran pada 29-30 April nanti , seperti halnya terjadi pada tahun lalu.
Ia mengemukakan, kebijakan Pemerintah terkait perjalanan mudik tahun ini disambut baik masyarakat, seperti tidak mewajibkan rapid antigen/PCR untuk yang telah melakukan vaksinasi dosis ketiga, dipatuhi masyarakat dan rata-rata sudah vaksin dosis tiga.
Sementara operasional pelayanan di Bandara SMB II memastikan berjalan dengan baik, aman dan lancar.
Baca Juga: Atlet Senam Sumsel Fajar Abdul Rohman Batal Berlaga di Sea Games, Karena Kemenpora Tak Ada Anggaran
“Menyiapkan ruang tunggu tambahan di lantai tiga, dan memastikan layanan digital bisa dimanfaatkan dengan baik oleh penumpang. Jadi keseluruhan operasional arus mudik aman dan lancar,” katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Harga Daging Sapi di Palembang Stabil Rp150.000 Per Kilogram, Harga Naik Sejak Sebelum Ramadhan
-
Menilik Masjid Suro Palembang, Menyimpan Memori Perjuangan Umat Muslim Beribadah di Masa Kolonial
-
Resep Kue Srikaya Palembang, Takjil Nan Legit dan Praktis Dibikin
-
Diguyur Hujan Deras Hampir 3 Jam, Pemukiman Warga Lahat Terendam Banjir
-
Atlet Senam Sumsel Fajar Abdul Rohman Batal Berlaga di Sea Games, Karena Kemenpora Tak Ada Anggaran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara