SuaraSumsel.id - Masyarakat yang tinggal di Jalan Ariodila, Lorong Amalia, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan mendadak geger. Jasad wanita ditemukan di dalam rumah dalam keadaan membusuk.
Belakangan diketahui jasad wanita itu bernama Fitri Shanti Dewi (46). Saat pertama kali ditemukan oleh warga, Fitri menggunakan pakaian lengkap.
Informasi yang dihimpun Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Fitri Shanti Dewi diduga meninggal dunia karena sakit.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, tim Inafis Polrestabes Palembang membawa jasad Fitri Shanti Dewi yang ditemukan tewas di dalam kamarnya ke RS Bhayangkara Palembang, Rabu (23/3/2022).
“Korban ditemukan pukul 09.00 WIB di dalam kamar dalam keadaan sudah meninggal dunia. Mayat korban dibawa tim Inafis Polrestabes Palembang ke RS Bhayangkara,” kata KSPKT Polrestabes Palembang Aiptu Mahmud saat ditemui di tempat kejadian perkara, Rabu (23/3/2022).
Aiptu Mahmud menuturkan, sebelum ditemukan menjadi mayat, Fitri Shati Dewi sempat bercerita kepada keluarga jika dirinya mengalami sakit liver.
“Saat ini keluarga korban sudah dihubungi oleh pihak berwajib,” ujarnya.
“Kita curiga karena korban tidak keluar-keluar rumah sudah tiga hari. Pas kami buka hari ini korban sudah ditemukan meninggal dalam tidur di kamar,” katanya.
Baca Juga: Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024, Santri di Sumsel: Pak Ganjar, Laju Nian 2024
Berita Terkait
-
Perumnas Tawarkan 1.200 Unit Rusunami di Tiga Tower, Berdekatan Jakabaring Sport City Palembang
-
Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024, Santri di Sumsel: Pak Ganjar, Laju Nian 2024
-
HET Dicabut, Harga Minyak Goreng di Sumsel Tembus Rp25.000 Per Liter
-
Antrean Panjang Kendaraan Makin Sering Terjadi di SPBU, Bahan Bakar Solar Langka di Sumsel?
-
Cak Imin Sebut Jokowi Berhasil Kendalikan COVID-19, tapi Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Picu Ketegangan Sosial
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang