SuaraSumsel.id - Perusahaan Umum Perumahan Nasional (Perum Perumnas) menawarkan 1.200 unit rumah susun sederhana milik (Rusunami) di tiga tower di kawasan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.
Lokasi itu berdekatan dengan kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang yang mejadi pusat pelaksanaan ASEAN Games 2018 lalu
"Kami tahun ini telah menuntaskan tiga menara (tower) dengan kapasitas 1.200 unit, proses pembangunan cukup lama dilakukan sejak 2017 dan kini sudah siap huni," kata Wakil Direktur Utama Perum Perumnas Oni Febriarto usai audiensi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru, di Palembang, Selasa.
Pihaknya berupaya bekerja sama dengan Pemprov Sumsel agar bisa segera dimanfaatkan secara maksimal.
"Gubernur Sumsel Herman Deru melalui instansi terkait jajarannya akan membantu memasarkan rusunami tersebut terutama kepada pegawai negeri sipil/aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai honorer," ujarnya.
Rusunami Jakabaring ini akan dibuat pemasaran bersama antara Perum Perumnas dengan Pemprov Sumsel.
Mekanisme pemasaran ribuan unit rusunami itu masih dalam pembahasan lebih lanjut, mulai dari harga, cara pesannya dan lain-lain.
"Harga per unit rusunami masih dihitung tim, cara membelinya bisa dicicil melalui perbankan. Kami masih menyusun program kerja bersama dengan Pemprov Sumsel,"pungkasnya.
Gubernur Sumsel Herman Deru pada kesempatan itu mengatakan pihaknya melalui instansi terkait akan membantu memasarkan rusunami tersebut.
Baca Juga: Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024, Santri di Sumsel: Pak Ganjar, Laju Nian 2024
Rusunami bisa dimiliki oleh siapa saja, namun pihaknya sebagian besar menawarkannya kepada pegawai negeri sipil/aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai honorer yang belum memiliki rumah, kata Gubernur. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024, Santri di Sumsel: Pak Ganjar, Laju Nian 2024
-
HET Dicabut, Harga Minyak Goreng di Sumsel Tembus Rp25.000 Per Liter
-
Antrean Panjang Kendaraan Makin Sering Terjadi di SPBU, Bahan Bakar Solar Langka di Sumsel?
-
Cak Imin Sebut Jokowi Berhasil Kendalikan COVID-19, tapi Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Picu Ketegangan Sosial
-
Awal Musim Kemarau Sumatera Selatan Tahun Ini, Dimulai Pertengahan Mei
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Hari Ketiga GPR x DKG 2026 Semarak, Wadah Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Festival Lahan Basah Tempirai Hidupkan Lagi Joadah, Kuliner Beras Hitam Masyarakat Musi
-
Petani Tewas di Kebun Sawit Wilmar, Komnas HAM Didesak Turun Usut Penembakan
-
Festival Lahan Basah Tempirai: Kedatuan Sriwijaya Menjaga Lahan Basah Sungai Musi
-
Sepekan Festival Lahan Basah Tempirai, Merawat Budaya dan Pengetahuan Masyarakat Musi