SuaraSumsel.id - Ratusan santri tergabung dalam Santri Dukung Ganjar wilayah Sumatera Selatan atau Sumsel mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ini.
Doa dan dukungan ratusan santri agar Ganjar Pranowo menjadi Presiden di 2024.
"Mendukung Bapak Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 2024," ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Santri Dukung Ganjar Sumsel, Faisal Tanjung dalam deklarasinya di Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin, Talang Jambe, Sukarami, Palembang, Sumsel, melansir Suara.com, Rabu (23/3/2022).
"Pak Ganjar... laju nian. 2024... Presiden Kito!," ucap Faisal yang diikuti seluruh peserta deklarasi.
Adapun dukungan para santri karena sosok Ganjar yang telah sukses memimpin Jawa Tengah."Kedekatan beliau dengan masyarakat, atas kedekatan beliau dengan para ulama, para kiai, dan para santri. Kemudian beliau juga selalu menyerap aspirasi-aspirasi daripada masyarakat," ucapnya.
Faisal menyebut Ganjar melakukan aksi nyata seperti turun ke masyarakat.
"Ke depannya akan selalu berusaha, bersosialisasi, mengajak para ulama. Bersosialisasi kepada pondok pesantren-pondok pesantren yang khususnya ada di Sumatera Selatan ini," kata Faisal.
Selain menggelar deklarasi, Santri Dukung Ganjar wilayah Sumatera Selatan turut membagi-bagikan bantuan sembako kepada masyarakat, sekaligus menyantuni anak yatim dari berbagai panti asuhan hingga kerja bakti di lingkungan ponpes.
Salah seorang penerima sembako, Purwati (52) merasa terharu.
Baca Juga: Santri di Wilayah Sumsel Bagi-bagi Sembako ke Masyarakat Sambil Deklarasi Dukung Ganjar
"Saya senang sama Pak Ganjar kok. Suka sekali, kesederhanaan dia. Tidur di kereta api, aduh," tutur Purwati.
"Saya tuh kaya gimana gitu. Ini cocok nih, mau merakyat. Makan di pinggir jalan juga mau. Wah ini bener-bener nih, kalangan bawah banget. Suka banget dengan dia. dukung, pokoknya saya dukung banget dia," pungkas Purwati.
Berita Terkait
-
Santri di Wilayah Sumsel Bagi-bagi Sembako ke Masyarakat Sambil Deklarasi Dukung Ganjar
-
HET Dicabut, Harga Minyak Goreng di Sumsel Tembus Rp25.000 Per Liter
-
Antrean Panjang Kendaraan Makin Sering Terjadi di SPBU, Bahan Bakar Solar Langka di Sumsel?
-
Cak Imin Sebut Jokowi Berhasil Kendalikan COVID-19, tapi Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Picu Ketegangan Sosial
-
Awal Musim Kemarau Sumatera Selatan Tahun Ini, Dimulai Pertengahan Mei
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan