SuaraSumsel.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel menggerebek gudang penyimpanan narkoba Komplek Kencana Damai, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, Sumatera Selatan.
Dari hasil penggerebekan ditemui sebanyak 7,5 kilogram sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi.
Selain narkoba, petugas juga mengamankan dua orang tersangka berinisial RM warga Palembang dan M warga Sungai Liat, Bangka Belitung.
Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi mengatakan, penggerbekan itu terjadi pada Rabu (9/3/2022) kemarin. Warga sekitar curiga dengan aktivitas rumah kontrakan yang ditempati oleh RM sejak Januari 2022 lalu, karena terlihat keluar masuk kendaraan.
Warga kemudian melapor ke BNN Sumsel hingga akhirnya dilakukan penggerebekan.
“Kami memantaunya selama dua pekan, saat digerebek ditemukan 50 ribu butir pil ekstasi dan 7,5 kilogram sabu siap edar,”kata Djoko saat press rilis Senin (14/3/2022).
Di gudang itu RM bertugas sebagai penjaga sekaligus pengedar narkoba untuk wilayah kota Palembang.
Petugas kembali melakukan pengembangan dan menangkap M di Sungai Liat, Bangka Belitung.
“M Ini bertugas mengatur distribusi keluar masuk narkoba untuk Palembang. Dia kami tangkap di Bangka,”ujarnya.
Baca Juga: Bakar Mantan Kekasih Karena Cemburu, Oknum Polisi Muara Enim Bakal Diperiksa Propam Polda Sumsel
Barang bukti yang disita, sabu tersebut diduga berasal dari luar wilayah Indonesia. Sedangkan untuk ekstasi, diperkirakan diracik sendiri oleh para tersangka sebelum akhirnya diedarkan.
“Kami masih kembangkan lagi, identitas bandar besarnya sudah kami dapatkan. Mohon doa dalam waktu dekat bisa kami ungkap,”jelasnya.
Kedua tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara selama 15 tahun.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Amuk Massa dan Tenggelamkan Xenia ke Sungai Jerambah Geledek, 9 Warga Palembang Serahkan Diri ke Polisi
-
Bebaskan Munarman Trending di Twitter, Munarman Disebut Pernah Dukung Pembangunan Gereja
-
PS Palembang Gagal ke Liga 2, Warganet: Lumayan! Dari Sekian Lama, Tak Pernah Main di Liga Nasional
-
Jokowi Berkemah Bersama Gubernur se-Indonesia di IKN Nusantara, Begini Agendanya
-
Lagi Asyik Berdua Sama Pacar, Pekerja Bangunan Diciduk Karena Mengaku Polisi, Netizen: Mending Jadi Diri Sendiri, Bor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Berawal dari Tanah yang Digali, Terungkap Anak di Lahat Bunuh Ibu karena Judi Online
-
Bidan di Belitang Tak Sangka Menang Mobil dari Undian Bank Sumsel Babel
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham, Cek Tanggalnya di Sini!
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera