SuaraSumsel.id - Langkah klub wong Palembang, PS Palembang terhenti akhir pekan lalu. Keinginannya maju ke liga 2 musim ini tertahan setelah kalah dalam pertandingan 16 besar.
PS Palembang kalah telak menghadapi PSDS Deli Serdang, 0-4, di Stadion Gelora Deltra Sidoarjo, akhir pekan lalu. Pada pertandingan yang sempat diguyur hujan tersebut, pemain memang harus berjibaku memetik poin.
Sayangnya, PSDS lebih mendominasi permainan.
Kekalahan PS Palembang ini ramai diperbincangkan di media sosial. Akun media official, PS Palembang pun mengungkapkan permohonan maaf atas pencapaian yang tidak sesuai dengan target yang diharapkan.
Akun PS Palembang menulis, berada di titik ini ialah proses pembelajaran sekaligus pengalaman berharga bagi pemain, pelatih dan manajemen.
Dari sebelumnya, klub hanya nyaris tinggal nama. Namun kemudian klub ini menjadi salah satu tim asal Sumsel yang kembali berkompetisi di laha nasional.
Pencapaian ini dinilai hal yang luar biasa.
"Berada di titik ini, adalah proses pembelajaran sekaligus pengalaman berharga bagi pemain, pelatih dan manajemen @pspalembang_official. Dari yang sebelumnya nyaris hanya tinggal nama, menjadi salah satu tim asal Sumsel yang bisa kembali berlaga di kompetisi nasional, adalah hal yang luar biasa.," katanya.
PS Palembang ingat betul bagaimana setahun lalu, klub bukan klub apa-apa.
Baca Juga: Bakar Mantan Kekasih Karena Cemburu, Oknum Polisi Muara Enim Bakal Diperiksa Propam Polda Sumsel
"Hanya bermodalkan tekad untuk Berjuang Menepati Janji (Betaji). Doa dan dukungan bagi kami juga belum mengalir sederas ini. Sampai akhirnya dukungan itu pulalah yang memberi semangat pada tim ini," katanya.
"Meskipun belum sesuai harapan, hasil hari ini tentu yang terbaik untuk kita semua. Oleh sebab itu, mari kita sudahi dan bersiap untuk menyambut hari esok yang lebih baik lagi," sambungnya.
Informasi kekelahan klub ini pun dikomentari warganet dengan terus memberikan dukungan.
"semangat teros ji lewat taon ini masih ado taon depan insyaallah,ini jadi awal dari pembelajaran dan kebangkitan utk melewati musim depan," tulis netizen.
"Sayang sekali tahun ini PS Palembang belum bisa ke liga 2 pada hal pada babak2 sebelumnya PS Palembang sangat diunggulkan, tetapi tidak mengapa, mudah2an ditahun depan kita bisa menyusul bersama tim liga 3 lainnya utk promosi ke liga 2," katanya.
"Kegagalan bukan akhir dari segalanya terima kasih sudah berjuang membawa nama besar kota palembang , keep strong," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Berkemah Bersama Gubernur se-Indonesia di IKN Nusantara, Begini Agendanya
-
Lagi Asyik Berdua Sama Pacar, Pekerja Bangunan Diciduk Karena Mengaku Polisi, Netizen: Mending Jadi Diri Sendiri, Bor
-
Jelang Akuisisi Sriwijaya FC oleh Pengusaha Iwan Bomba, Tiga Kelompok Suporter Sampaikan Tiga Hal Mendesak Ini
-
Motornya Ditabrak dari Belakang, Anggota Polisi Tewas
-
Akuisisi Sriwijaya FC oleh Pengusaha Iwan Bomba Sudah Tahap Finalisasi, Gubernur Herman Deru Ingin Saling Menguntungkan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison