SuaraSumsel.id - Kepastian Sriwijaya FC bakal diakusisi pengusaha tengah ramai diperbincangkan. Klub kebanggan wong kito, Sriwijaya FC disebut segera diakusisi oleh pengusaha asal Sumatera Selatan atau Sumsel, Iwan Bomba.
Belakangan sosok Iwan Bambo makin dicari dan dikenal. Belum lama ini, Iwan Bambo juga membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan atau Sumsel dalam penanggulangan pandemi COVID-19.
Dia memberikan bantuan dalam pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di Sumsel. Melansir dari berbagai sumber, Iwan Bomba memiliki nama Setiawan Ichlas.
Iwan Bomba kelahiran Palembang, 10 April 1977. Memulai karir dengan berwirausaha, Iwan Bomba kini dikenal sebagai pengusaha batu bara dengan mengembangkan lini bisnisnya.
Group perusahaan bernama Bomba Group, perusahaan ini merupakan perusahan holding investasi terdiversigikasi yang membawahi berbagai entitas. Seluruh kegiatan operasional dalam berbagai bidang usaha yang dilaksanakan melalui entitasnya.
Melansir dari website perusahaan Bomba group, diketahui lini bisnisnya adalah agribisnis, pertambangan, energi, logistik dan infrastuktur, sekaligus properti.
Kepastian akusisi ini dibenarkan manajer Sriwijaya FC, Hendriansyah. Kepada Suara.com, Henriansyah mengatakan jika akusisi masih dalam proses. Meski sudah disebutkan akan menuju finalisasi, namun ia memastikan masih dalam tahapan proses akusisi yang harus dilaksanakan.
"Belum masih proses, harapannya segera," ujarnya, Rabu (9/3/2022).
Sementara mengenai sosok Iwan Bomba, ia pun membenarkan jika Iwan Boomba merupakan pengusaha batu bara yang berasal dari Sumsel. Iwan Bomba dikenal sebagai pengusaha batu bara.
Baca Juga: Sriwijaya FC Segera Diakuisisi Pengusaha Batu Bara Sumsel, Iwan Bomba
"Yo" ujar Hendriansyah membenarkan sosok Iwan Bomba sebagai pengusaha batu bara.
Selain pengusaha batu bara, lini bisnis group Iwan Bomba adalah agribisnis dengan komoditas kelapa sawit yang memiliki wilayah kerja di Muara Enim, Sumsel.
Pada musim laga tahun 2022 ini, Sriwijaya FC masih harus tertahan di liga 2. Perjuangannya menuju liga 1, tertahan di perempat final liga 2 musin liga Indonesia 2021.
Berita Terkait
-
Sriwijaya FC Segera Diakuisisi Pengusaha Batu Bara Sumsel, Iwan Bomba
-
Gubernur Herman Deru Mengenang Mantan Wagub Eddy Yusuf: Dia Senior yang Baik
-
Rayakan Internasional Women"s Day di Sumsel: Perempuan Bicara agar Tak Ada Lagi Bias Gender
-
Hadir di Palembang, Kasad Dudung Abdurachman Resmikan Dua Bangunan Militer Hibah dari Pemda
-
Kenangan Mantan Wagub Sumsel Eddy Yusuf Sebelum Wafat, Istri: Masih Sempat Bercanda Sebelum Dirawat
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?
-
Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?
-
18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?